Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengupas Manfaat Keberadaan Jalan Tol Pertama di Pulau Kalimantan

Kompas.com - 03/10/2022, 11:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan dan meresmikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) pada tahun 2021.

Jalan tol tersebut dirancang sepanjang 97,27 kilometer dengan 5 seksi yang mulai dibangun pada November 2016.

Seksi I (Karang Joang-Samboja) sepanjang 21,66 kilometer, dan Seksi II (Samboja-Muara Jawa) sepanjang 30,98 kilometer.

Kemudian Seksi III (Muara Jawa-Palaran) 17,3 kilometer, Seksi IV (Palaran-SS Mahkota II) dengan panjang 16,59 kilometer, serta Seksi V (Manggar-Karang Joang) dengan panjang 10,74 kilometer.

Melansir unggahan Twitter resmi Kementerian PUPR @KemenPU, jalan tol pertama di Pulau Kalimantan ini mampu memangkas waktu tempuh dari dua kota besar menjadi 1-1,5 jam.

Baca juga: Siap-siap, Tarif Tol Serbaraja Seksi 1A Berlaku Mulai 4 Oktober

Sedangkan sebelumnya, waktu tempuh yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan dari Balikpapan ke Samarinda menggunakan jalan nasional adalah 3 jam.

Selain itu, Tol Balsam juga membuat waktu tempuh menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan menjadi sekitar 15-20 menit saja.

Terdapat empat gerbang tol (GT) di Tol Balsam, meliputi GT Manggar, GT Karang Joang, GT Samboja, dan GT Palaran.

Sementara GT Karang Joang terkoneksi dengan Jalan Nasional Soekarno-Hatta Km 13 dan Pelabuhan Terminal Peti Kemas Kariangau.

Berkat jalan tol ini, akses wisatawan juga semakin mudah dan menambah perusahaan atau penanam modal yang berminat membuka lapangan pekerjaan di Kalimantan Timur.

Baca juga: Pemerintah Akui Bangun Tol Serpong-Balaraja Terbilang Lambat

Di sisi lain, Tol Balsam diklaim membuat distribusi logistik semakin lancar. Sehingga harga barang dan biaya distribusi logistik bisa lebih terjangkau.

Begitu pula dengan produk-produk ekspor dari Kalimantan Timur yang bisa sampai ke pasarnya dengan lebih efisien.

Untuk diketahui, Tol Balsam dibangun menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur, dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com