Kompas.com - 30/09/2022, 21:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) diakui termasuk lambat dibandingkan dengan ruas tol lainnya.

Padahal, biasanya, konstruksi jalan tol akan selesai dan dioperasikan dua tahun setelah penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dilaksanakan.

Asal tahu saja, penandatanganan PPJT Tol Serbaraja telah dilaksanakan sejak 9 Juni 2016 silam.

Plh Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahbullah Nurdin mengatakan hal ini dalam Focus Group Discussion (FGD), Jumat (30/9/2022).

"Memang, tiap-tiap wilayah atau tiap-tiap ruas-ruas jalan tol permasalahannya beda-beda. Ada juga yang mengalami masalah terkait pembebasan lahan," terang Nurdin.

Nurdin mengakui, pembangunan jalan bebas hambatan berbayar sepanjang 39,5 kilometer ini juga tak lepas dari banyak masalah di lapangan.

Baca juga: Dalam Waktu Dekat, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Resmi Bertarif

"Tetapi, Alhamdulillah, bisa diselesaikan dan kita berharap seksi-seksi yang lain, Seksi 2 dan seterusnya ini sampai ke Balaraja bisa segera diselesaikan," imbuhnya.

Nurdin berharap, kehadiran Tol Serbaraja nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan wilayah dan juga mengembangkan perekonomian di wilayah sekitar.

Sejauh ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Tol Serbaraja Seksi 1A (Serpong-Simpang Susun (BSD) bersamaan dengan Tol Cibitung-Cilincing, 19 September 2022 silam.

Dalam waktu dekat juga akan dikenakan tarif atas jalan tol tersebut usai masa sosialisasi berakhir.

Tol Serbaraja nantinya diharapkan dapat meningkatkan konektivitas menuju Merak dan Lampung yang rencananya akan terhubung dengan Tol Tangerang-Merak.

Selain itu, jalan tol ini akan menjadi akses penting dalam mendukung kebutuhan logistik kawasan industri di Tangerang hingga Serang dan Cilegon.

Nantinya, Tol Serbaraja juga akan terkoneksi dengan sejumlah jalan tol lainnya yaitu Tol Serpong-Ulujami yang terkoneksi dengan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1 dan JORR 2.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.