Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Jaga Kualitas Udara dan Ketersediaan Air Hangat, Hotel dan Apartemen Wajib Gunakan Teknologi Ini

Kompas.com - 30/09/2022, 17:00 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sirkulasi udara yang baik dan ketersediaan air hangat untuk mandi merupakan hal krusial bagi penghuni gedung bertingkat, seperti hotel, apartemen, dan service apartment.

Kedua hal tersebut merupakan penunjang kenyamanan penghuni selama menghuni kamar atau unit apartemen.

Tidak bisa dibayangkan bagaimana jadinya jika kamar atau unit apartemen lembap akibat sirkulasi udara yang kurang baik.

Apalagi jika sistem water heater tidak bekerja dengan baik ketika Anda ingin melepas penat dengan mandi air hangat.

Oleh sebab itu, pengelola gedung perlu mempertimbangkan teknologi terbaik untuk memastikan kenyamanan penghuni.

Membahas tentang ventilasi udara, gedung bertingkat umumnya dibangun dengan sistem heating, ventilation, dan air conditioning (HVAC).

Baca juga: Tips Membuat Ventilasi Udara yang Baik di Rumah

Sistem tata udara tersebut berfungsi untuk dapat mengontrol suhu, kelembapan, kebersihan, pola aliran suhu, dan tekanan udara di dalam gedung.

Adapun tujuan penataan sistem ventilasi adalah memberi kenyamanan setiap aktivitas di dalam gedung.

Keberhasilan sistem ventilasi sangat tergantung pada temperatur, kecepatan, dan tingkat kontaminasi udara yang terjadi di dalam ruangan.

Oleh karenanya, pada saat melakukan proses desain, pemilihan komponen yang hendak digunakan juga harus memperhatikan detail.

Misalnya dalam memilih fan blower, Anda harus memastikan kipas mana yang sesuai dengan kebutuhan, baik untuk suplai udara maupun membuang udara.

Selain fokus pada fan exhaust, Anda juga harus teliti memperhatikan fan supply.

Baca juga: 7 Tanaman yang Dapat Membersihkan Udara Kotor di Kamar Tidur

Perlu diketahui bahwa sistem ventilasi yang baik bukan hanya membuang udara kotor ke luar gedung, tetapi juga menyuplai udara segar ke dalam gedung.

Secara idealnya, udara yang masuk ke dalam ruangan harus menggantikan udara kotor sehingga kestabilan udara bersih dapat selalu dijaga.

Namun, akan lebih baik lagi jika kapasitas suplai udara yang masuk ke dalam gedung lebih besar dibandingkan kapasitas udara yang dibuang ke luar gedung.

Halaman:
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com