Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg Akan Dibangun, Apa Manfaatnya?

Kompas.com - 28/09/2022, 14:31 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah merencanakan pembangunan Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg.

Dilansir dari laman resmi Sistem Informasi Proyek Unggulan (Simpul) Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), Rabu (28/9/2022), jalan tol ini merupakan tol lingkar utara yang ditujukan untuk mengembangkan kawasan Kabupaten Tangerang bagian utara.

Ruas jalan tol sepanjang 38,6 kilometer ini dimulai dari Cikupa, Rajeg dan Mauk yang akan terkoneksi dengan Jalan Tol Sedyatmo atau kawasan Bandara Soekarno Hatta.

Proyek ini diprakarsai oleh PT Duta Graha Karya dengan lelang yang sudah disetujui pada 7 Februari 2022.

Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg direncanakan akan memiliki 7 interchange atau simpang susun, 2 junction, dan 1 on ramp. Juga akan ada 4 jembatan dan 5 underpass.

Baca juga: Proyek Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg Butuh 13,13 Hektar Lahan Jakarta

Sementara itu, dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, jalan tol ini memiliki sejumlah manfaat lain.

Pertama adalah mengatasi kemacetan akibat kurangnya kapasitas jalan antar Provinsi Banten dan DKI Jakarta yang dinilai sudah tidak mampu menampung peningkatan jumlah kendaraan.

Kedua adalah memacu perkembangan kawasan dari sektor ekonomi, perdagangan, industri dan lainnya di kedua provinsi.

Ketiga, memberikan keuntungan ekonomis dari sisi waktu perjalanan dan operasional kendaraan bagi pengguna jalan.

Keempat, memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dalam kegiatan pembangunan.

Baca juga: Ini 3 Ruas Tol Trans-Jawa Paling Berbahaya, Pengemudi Harus Konsentrasi Ekstra

Proyek ini juga merupakan upaya untuk mewujudkan revitalisasi daratan pantai utara Jakarta, Pengembangan Kawasan Strategis Pantura Jakarta serta mendukung program Pemerintah dalam penyediaan infrastruktur jalan tol.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com