Kompas.com - 27/09/2022, 09:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam beberapa minggu terakhir, insiden kecelakaan terus terjadi di jalan tol, salah satunya ruas Jalan Tol Semarang-Solo KM 436+400 arah Semarang pada Sabtu (24/09/2022) pukul 04.00 WIB.

Kejadian tersebut melibatkan kendaraan penumpang jenis ELF Minibus dengan Nomor Polisi N 7023 ZJ (KR1), dan Truk Fuso Tronton dengan Nomor Polisi BK 8407 SE (KR2).

Oleh karena itu, saat berkendara di jalan, terutama di jalan tol yang bebas hambatan, para pengemudi juga bisa menerapkan trik yang dikenal dengan "Rumus 3 Detik" untuk meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan.

Tiga detik ini dipahami sebagai waktu persepsi manusia dan reaksi mekanikal (kendaraan) saat berada di jalan.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler dalam kanal Properti Kompas.com edisi Selasa (27/9/2022).

Apa yang dimaksud dengan rumus tersebut? Selengkapnya baca di sini Kecelakaan Terus Terjadi di Jalan Tol, Ingat Baik-baik Rumus 3 Detik

Dalam catatan Indonesia Toll Road Watch (ITRW), ternyata ada tiga ruas Jalan Tol Trans-Jawa yang dinilai berbahaya.

Tiga ruas yang masih sangat berbahaya itu adalah Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), dan Tol Batang-Semarang.

Koordinator ITRW Deddy Herlambang, di Tol Batang-Semarang terdapat dua titik yang berbahaya yakni KM 355 dan KM 358.

Mengapa Tol Batang-Semarang dinilai berbahaya?

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.