Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Biayai 2.868 Rumah, Penyaluran Akad Tapera Tembus Rp 428,87 Miliar

Kompas.com - 22/09/2022, 18:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga kini, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah menyalurkan akad pembiayaan bagi 2.868 unit rumah senilai Rp 428,87 miliar.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, BP Tapera memiliki program pembiayaan perumahan yang berwujud bagi para pesertanya.

Program tersebut berupa pembiayaan jangka panjang yang dapat diberikan dalam bentuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Bangun Rumah (KBR), dan Kredit Renovasi Rumah (KRR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Semua manfaat dari pembiayaan perumahan ini akan bisa dinikmati oleh para peserta Tapera. Untuk itu, kami harapkan segera menjadi anggota Tapera dan segera lakukan pemutakhiran data,” terang Adi dalam rilis, Kamis (22/9/2022).

Selain itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong ingin membangun awareness (kesadaran) dan pemahaman masyarakat luas terkait program BP Tapera ini.

Caranya, harus bersinergi dan berkolaborasi menyusun narasi yang tepat dan komunikasi timely based (sesuai waktu) dengan segmentasi publik.

Baca juga: BP Tapera Luncurkan KIK Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang Syariah

Jadi, mampu membangun komunikasi publik yang bersahabat dan menjadi teman masyarakat setiap saat.

“Untuk itu, kita harus bersinergi menyampaikan hasil pencapaian program. Saya berharap
kepada Bapak/Ibu sekalian untuk menyebarkan secara luas dan masif baik melalui situs web
maupun media sosial yang dimiliki masing-masing kementerian/lembaga," katanya.

Dengan begitu, sinergi dan kolaborasi bukan lagi sekedar wacana, melainkan dapat diwujudkan.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna mengklaim, kehadiran BP Tapera menjadi solusi mengatasi masalah perumahan.

Menurut dia, momentum dinilai sangat penting agar semua bersinergi untuk mendukung rumah yang layak huni.

“Para PNS dan masyarakat luas nantinya harus menjadi anggota BP Tapera. Sehingga, jumlah peserta bertambah dan masalah perumahan bisa teratasi dengan asas gotong royong," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com