Kompas.com - 19/08/2022, 15:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan dan penggunaan hunian vertikal disebut menjadi salah satu solusi permasalahan backlog perumahan rakyat.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S Atmawidjaja, Kamis (19/8/2022).

"Makanya sekarang kami mendorong masyarakat agar lebih bisa menggunakan lahan-lahan secara lebih efisien lewat hunian vertikal," katanya.

Adapun berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Tahun 2020, angka backlog kepemilikan perumahan mencapai 12,75 juta.

Menurut Endra, ini disebabkan karena jumlah penduduk yang terus bertambah, harga tanah yang ikut melonjak hingga sulitnya akses masyarakat untuk mendapatkan rumah.

Baca juga: SKBG Sarusun Jamin Masyarakat Tinggal di Hunian Murah dalam Waktu Lama

"Karenanya, kita harus pikirkan instrumennya seperti apa untuk memberikan kepastian untuk para penghuni agar bisa tinggal dalam jangka waktu yang panjang," Endra menambahkan.

Untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat terkait hal ini, juga akan diterbitkan Sertifikat Kepemilikan Bangunan Gedung (SKBG) Satuan Rumah Susun (Sarusun) sebagai tanda bukti kepemilikan bangunan tanpa kepemilkan tanah.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto mengatakan skema ini memberikan jaminan kepastian bermukim bagi masyarakata berpenghasilan rendah (MBR).

"Rusun tersebut dibangun dengan peran dan partisipasi pelaku pembangunan yang melakukan sewa atas tanah milik pemerintah," kata Iwan.

Iwan menjelaskan, SKBG Sarusun merupakan konstruksi hukum baru tentang bukti kepemilikan hunian berupa rusun yang diperuntukkan bagi MBR.

Baca juga: SKBG Sarusun Jamin Masyarakat Tinggal di Hunian Murah dalam Waktu Lama

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.