Kompas.com - 12/08/2022, 14:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak sektor swasta untuk mengurus kepelabuhanan lewat investasi dan membentuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

Adapun kepelabuhan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan fungsi pelabuhan untuk menunjang kelancaran, keamanan, dan ketertiban arus lalu lintas kapal penumpang dan/atau barang.

Kemudian keselamatan dan keamanan berlayar, tempat perpindahan intra dan/atau antarmoda serta mendorong perekonomian nasional dan daerah dengan tetap memperhatikan tata ruang wilayah.

Hal tersebut sebagaimana tertulis dalam Peraturan Menhub RI Nomor PM 57 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menhub Nomor PM 51 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut.

Melansir laman resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumat (12/8/2022), Menhub berpendapat pelayanan yang diberikan bisa semakin optimal lewat peningkatan tata kelola kepelabuhan.

"Saat ini kita memiliki banyak terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) atau terminal khusus (tersus), yang hanya digunakan secara eksklusif," katanya.

Baca juga: Presiden Minta Kementerian PUPR Perlebar Jalan Pelabuhan Kijing ke Pontianak

Sehingga ke depannya, Kemenhub akan mengupayakan banyak TUKS dan tersus yang menjadi BUP.

Lewat langkah tersebut maka pelabuhan dapat digunakan untuk kepentingan umum dan akan semakin mudah dikontrol karena terintegrasi dengan baik.

Menhub mengungkapkan, pemerintah akan memberikan hak konsesi yang panjang hingga 30 tahun dan memastikan kemudahan proses perizinan TUKS atau tersus sampai menjadi BUP.

"Kalau TUKS dan tersus tidak bisa digunakan untuk orang lain. Kalau itu dilakukan, maka secara hukum itu salah," tambah Menhub.

Menhub ingin pelabuhan dikelola secara profesional, sehingga pihaknya akan memberikan kemudahan dalam pengurusan izin BUP.

Baca juga: Pelabuhan Ciwandan Bakal Jadi Dermaga Alternatif pada Mudik 2023

Di sisi lain, Menhub menyampaikan apresiasi kepada sejumlah BUP yang telah melakukan perjanjian konsesi serta bekerja sama dengan baik selaku penyelenggara pelabuhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.