Kompas.com - 10/08/2022, 19:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah memasukkan 13 proyek ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru tahun 2022.

Penetapan itu termaktub di dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

Ketua Tim Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo menyampaikan, KPPIP bersama pihak terkait telah membahas rencana aksi 13 proyek baru tersebut.

"Pemerintah akan memastikan proyek selesai tepat waktu dan tepat sasaran karena berdampak positif terhadap ekonomi Indonesia baik lingkup regional maupun nasional," ujar Wahyu dalam keterangan pers, Rabu (10/08/2022).

Menurutnya dalam forum itu, Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) PSN baru menyampaikan beberapa hal penting.

Antara lain rencana aksi proyek sampai Semester 1-2024, milestone proyek per tahun, dan isu-isu kritis yang perlu ditindaklanjuti.

"Rencana aksi, pencapaian, dan tindak lanjut isu perlu segera dilengkapi oleh Penanggung Jawab Proyek Strategis Nasional sebagai dasar bagi kita untuk meneliti dan melihat apa saja yang kita harus lakukan," tandasnya.

Baca juga: Semester I-2022, Ada 7 Proyek Strategis Nasional Rampung, Ini Daftarnya

 

Wahyu menjelaskan, 13 PSN terbaru 2022 tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan terdiri dari berbagai sektor. Berikut daftarnya:

  • Proyek Palapa Ring Integrasi, Nasional;
  • Pembangunan Kelapa Dalam dan Industri Turunannya di Papua Barat;
  • Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ir. H. Djuanda/Jatiluhur II di DKI Jakarta dan Jawa Barat;
  • Proyek Pariwisata Seribu Pulau Kepulauan Seribu di DKI Jakarta;
  • Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur;
  • Pembangunan Kawasan Industri Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) di Sulawesi Tenggara;
  • Pembangunan Bendungan Rukoh dan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh (Aceh);
  • Program Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK);
  • Pembangunan PLTS Skala Besar di Kepulauan Riau (Program Ketenagalistrikan);
  • Integrasi Grup PT Perkebunan Nusantara (PTPN) melalui pembentukan SugarCo, PalmCo, dan SupportingCo (Program Revitalisasi Industri Gula Nasional dan Hilirisasi Industri Kelapa Sawit);
  • Proyek Pengembangan Smelter Terintegrasi PT Vale Indonesia di Bahodopi, Sulawesi Tengah (Program Pembangunan Smelter);
  • Proyek Pengembangan Smelter Terintegrasi PT Vale Indonesia di Pomala, Sulawesi Tenggara (Program Pembangunan Smelter);
  • Smelter Nikel Baterai Listrik di Halmahera Timur, Maluku Utara (Program Pembangunan Smelter).

 

Penulis: Haryanti Puspa Sari | Editor: Akhdi Martin Pratama

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.