KEK Tanjung Lesung Pernah Diterjang Tsunami, Pengelola Diminta Bikin Jalur Evakuasi

Kompas.com - 09/08/2022, 11:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan PT Banten West Java untuk membuat jalur evakuasi di sekitar Rumah Susun (Rusun) Pekerja Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan selaku Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja saat memberikan arahan kepada dua pengelola rusun tersebut di Banten, Senin (8/8/2022).

"Selain itu, perlu dibangun satu sarana yang penting untuk jalur evakuasi bencana, karena di kawasan ini pernah ada tsunami," jelas Endra.

Endra juga meminta agar rusun tersebut benar-benar dirawat dan juga dibuat lebih teduh karena berada di kawasan pantai.

Nantinya, rusun tersebut akan diperuntukkan bagi para pekerja Banten West Java Tourism Development Corporation (TDC).

Rusun pekerja KEK Tanjung Lesung mulai dibangun pada tahun 2021-2022 dengan luas bangunan 2.950 meter persegi dengan anggaran senilai Rp 21,1 miliar.

Baca juga: Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dikelola Banten West Java dan Pemkab Pandeglang

Selain bangunan fisik, Kementerian PUPR juga menyediakan furnitur untuk mendukung kenyamanan para penghuni seperti lemari, tempat tidur, meja, dan kursi pada setiap unitnya.

Secara keseluruhan, rusun dapat menampung 252 orang, yang dua diantaranya merupakan 2 unit difabel dan 62 unit reguler.

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan terimakasih pada Kementerian PUPR dengan dibangunnya rusun yang berada tidak jauh dari tempat kerja.

Sehingga, dapat memberikan nilai efisiensi tinggi bagi para pekerja KEK Tanjung Lesung dan meningkatkan produktivitas para pekerja.

Adapun KEK Tanjung Lesung merupakan salah satu KSPN Prioritas yang ditangani pemerintah pusat bersama pemerintah daerah (Pemda) dan juga mitra investor atau swasta.

Saat ini, calon daftar penghuni rusun sudah tersedia dan akan segera dilakukan penghunian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.