Kompas.com - 06/08/2022, 11:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta tengah menata kawasan Stasiun Sukabumi, Jawa Barat.

Hal ini menyusul penandatanganan perjanjian kerja sama (Mou) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi.

Kepala Hubungan Masyarakat (Kahumas) KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan perjanjian ini bertujuan untuk mendukung peningkatan konektivitas transportasi kereta api (KA) dengan angkutan perkotaan di Kota Sukabumi.

"Diharapkan dapat mendukung program integrasi antar-moda sehingga masyarakat yang akan menuju stasiun dan sebaliknya akan lebih dimudahkan serta nyaman," kata Eva kepada Kompas.com, Jumat (5/8/2022).

Sebelumnya area tersebut merupakan pasar yang kini telah ditertibkan dan dipindahkan ke Pasar Pelita.

Baca juga: Mengenal Monumen Lokomotif, Penyambut Wisatawan di Stasiun Bandung

Dulu akses kendaraan roda 4 juga kerap terhambat karena kemacetan di sekitar pasar serta ketersediaan lokasi parkir yang sangat minim.

Lebih lanjut, KAI Daop 1 Jakarta diketahui telah kembali mengoperasikan KA Pangrango rute Sukabumi-Bogor dan sebaliknya untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Total ada 6 perjalanan KA per hari dengan tarif Rp 45.000 untuk kelas ekonomi dan Rp 80.000 untuk kelas eksekutif.

Selain dengan Pemkot Sukabumi, KAI Daop 1 Jakarta turut bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk membangun ruang terbuka hijau (RTH) di Pasar Rengasdengklok.

Baca juga: Mulai 30 Juli, Stasiun BNI City Buka Layanan KRL Commuter

Untuk mengakomodir kebutuhan transportasi KA, saat ini terdapat 7 perjalanan KA jarak jauh yang melayani naik turun penumpang di Stasiun Karawang.

Jumlah tersebut diketahui lebih banyak jika dibandingkan 2 tahun lalu. Stasiun Karawang juga melayani 6 perjalanan KA lokal relasi Cikarang-Purwakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.