Pemprov DKI Terkejut Kalangan Atas Ternyata Banyak Menggunakan MRT Jakarta

Kompas.com - 07/07/2022, 16:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris merasa surprised (terkejut) bahwa MRT Jakarta sebagai transportasi umum telah dimanfaatkan juga oleh kalangan atas.

Terutama kalangan pengembang properti, mulai dari para petinggi hingga jajaran di bawahnya.

"Saya juga surprise (terkejut) juga, bahwa mereka tuh ternyata cukup sering pakai MRT. Jadi, sebetulnya kita sudah lumayan berhasil," ungkap Afan dalam acara TOD Forum di Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Dengan demikian, sahih jika dikatakan MRT Jakarta telah berhasil menarik minat kalangan atas untuk berpindah menggunakan transportasi publik.

"Kalau ke BRT (Bus Rapid Transit) belum, tapi kalau MRT menurut saya sudah (menggaet kalangan atas)," ujar Afan.

Afan bercerita pengalaman dirinya yang juga telah sering menaiki moda transportasi tersebut.

Baca juga: Penumpang MRT Jakarta Tembus 115.133 Orang pada HUT Jakarta

Lepas dari itu, MRT Jakarta ditargetkan untuk menggaet sebanyak 175.000 penumpang per hari untuk Fase 1.

Sejauh ini, sudah mendekati sekitar 60.000 penumpang-80.000 penumpang per hari yang menggunakan MRT.

Sebelum Pandemi Covid-19 melanda di Indonesia, MRT Jakarta berhasil menggaet 100.000 penumpang dalam sehari.

Dalam catatan Kompas.com, MRT Jakarta telah meraup sekitar 115.133 penumpang pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta atau tepatnya Rabu (22/6/2022).

Penyebabnya adalah kebijakan Pemprov DKI Jakarta untuk menggratiskan perjalanan MRT pada hari itu.

Hal itu disampaikan Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta Muhammad Effendi dalam media briefing beberapa waktu lalu.

"Jadi itu pada saat kita ada program dari Pemkot yang dikatakan bebas naik MRT. Penumpang membayar hanya Rp 1 karena sistem kami tidak bisa membuat Rp 0, jadi sistemnya dibuat Rp 1," pungkas Effendi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.