Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah Akui Ada Kesalahan Penerapan Program Perumahan

Kompas.com - 07/07/2022, 09:00 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengakui ada kesalahan dalam penerapan program untuk mengatasi backlog kepemilikan rumah dan pengentasan jumlah rumah tidak layak huni (RTLH).

Selain keterbatasan APBN untuk mencakup program seluruhnya, kesesuaian program penanganan nampaknya juga perlu diperhatikan.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna dalam webinar bertajuk Securitization Summit 2022, Rabu (06/07/2022).

Menurut dia, sekuritisasi merupakan salah satu tantangan dan upaya yang perlu ditempuh oleh seluruh pihak terkait penyediaan rumah. Termasuk pemerintah.

Pasalnya, terdapat tugas besar yang harus dikerjakan dalam rangka pemenuhan dan penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.

Baca juga: Kata Sri Mulyani, Sekuritisasi KPR Bisa Jadi Upaya Atasi Backlog Rumah

"Sebetulnya seberapa besar sih tugas yang harus kita kerjakan? Backlog kepemilikan rumah 12,7 juta, backlog hunian 7 juta, rumah tidak layak huni 23 juta, dan keluarga baru sekitar 640.000 orang setiap hari," terang Herry.

Merujuk materi paparannya, terdapat ulasan lebih lanjut soal backlog kepemlikan rumah dan data RTLH di Indonesia pada 2021.

Untuk jumlah backlog kepemilikan rumah sebanyak 12,7 juta, terdiri dari 10 juta atau 79 persen berada di perkotaan, dan 2,7 juta atau 21 persen di pedesaan.

Jumlah tersebut pun terbagi dalam tiga kategori masyarakat berdasarkan desil.

Pertama, masyarakat yang termasuk dalam desil 1 dan 2 sebanyak 16 persen atau sekitar 2 juta. Program untuk mengatasi jumlah backlog nya berupa Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Lalu, masyarakat tergolong dalam desil 3-8 sebanyak 67 persen atau sekitar 8,6 juta. Program untuk mengatasi backlog itu berupa KPR subsidi dan pembiayaan mikro perumahan.

Terakhir, masyarakat yang termasuk dalam desil 9 dan 10 sebanyak 17 persen atau sekitar 2,1 juta. Program untuk mengatasi backlog tersebut berupa KPR komersial.

Baca juga: Milenial 26-30 Tahun Paling Banyak Terima Bantuan Subsidi Rumah FLPP

Di sisi lain, untuk RTLH sebanyak 23 juta, terdiri dari 10,63 juta atau 45 persen di perkotaan dan 13,07 juta atau 55 persen di pedesaan.

Data tersebut juga terbagi dalam tiga kategori masyarakat berdasarkan desil.

Pertama, masyarakat yang termasuk dalam desil 1 dan 2 sebanyak 28 persen atau sekitar 6,7 juta. Penanganannya hibah langsung dari pemerintah.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER PROPERTI] Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Resmi Dibuka

[POPULER PROPERTI] Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Resmi Dibuka

Berita
Pemeliharaan Jalur Pansela Banten Telan Dana Rp 45 Miliar

Pemeliharaan Jalur Pansela Banten Telan Dana Rp 45 Miliar

Berita
Dana Rp 97 Miliar Disiapkan untuk Jalan dan Jembatan di Pansela Jatim

Dana Rp 97 Miliar Disiapkan untuk Jalan dan Jembatan di Pansela Jatim

Berita
Habis Lebaran Beli Rumah Murah di Bantaeng, Harga Rp 150 Jutaan (II)

Habis Lebaran Beli Rumah Murah di Bantaeng, Harga Rp 150 Jutaan (II)

Perumahan
Habis Lebaran Beli Rumah Murah di Bantaeng, Harga Rp 150 Jutaan (I)

Habis Lebaran Beli Rumah Murah di Bantaeng, Harga Rp 150 Jutaan (I)

Perumahan
Arus Balik, Jalur Fungsional di Tol Japek II Selatan Resmi Dibuka

Arus Balik, Jalur Fungsional di Tol Japek II Selatan Resmi Dibuka

Berita
Senin Besok Puncak Arus Balik, 24.611 Kendaraan Lintasi Tol MKTT

Senin Besok Puncak Arus Balik, 24.611 Kendaraan Lintasi Tol MKTT

Berita
September 2024, Konstruksi Jembatan Rel Simpang Joglo Ditargetkan Rampung

September 2024, Konstruksi Jembatan Rel Simpang Joglo Ditargetkan Rampung

Konstruksi
Lalin di Tol Jagorawi Padat, Akses Keluar Puncak Bogor Ditutup Sementara

Lalin di Tol Jagorawi Padat, Akses Keluar Puncak Bogor Ditutup Sementara

Berita
Sambut Arus Balik, Ada Skema Buka Tutup di Rest Area Km 88 Tol Cipularang

Sambut Arus Balik, Ada Skema Buka Tutup di Rest Area Km 88 Tol Cipularang

Berita
H+2 Lebaran, Volume Kendaraan Lintasi Tol Astra Infra Sedikit Menurun

H+2 Lebaran, Volume Kendaraan Lintasi Tol Astra Infra Sedikit Menurun

Berita
Kenaikan Lalin Tol Indrapura-Lima Puluh Saat Arus Balik, Tertinggi di Sumatera

Kenaikan Lalin Tol Indrapura-Lima Puluh Saat Arus Balik, Tertinggi di Sumatera

Berita
Volume Lalin 2 Ruas Fungsional Tol Trans-Sumatera saat Arus Balik

Volume Lalin 2 Ruas Fungsional Tol Trans-Sumatera saat Arus Balik

Berita
Rekomendasi Tempat Wisata dan Kuliner di Sekitar Tol Trans-Sumatera

Rekomendasi Tempat Wisata dan Kuliner di Sekitar Tol Trans-Sumatera

Berita
Pemudik dari Surabaya dan Semarang, Siapkan Saldo E-Toll Rp 500.000 hingga Rp 1 Juta

Pemudik dari Surabaya dan Semarang, Siapkan Saldo E-Toll Rp 500.000 hingga Rp 1 Juta

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com