Pagu Indikatif Ditjen SDA TA 2023 Rp 35,89 Triliun, Buat Apa Saja?

Kompas.com - 05/07/2022, 06:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) memperoleh pagu indikatif tahun 2023 sebesar 35,89 triliun.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) SDA Jarot Widyoko dalam Rapat Komisi V DPR RI pada Senin (4/7/2022).

Rincian pagu indikatif tersebut, meliputi program ketahanan SDA Rp 33,30 triliun dan program dukungan manajemen Rp 2,59 triliun.

Artinya, pagu indikatif yang diperoleh Ditjen SDA hanya 54,91 persen dari kebutuhan anggaran yang diusulkan sebesar Rp 65,35 triliun.

"Berdasarkan Surat Menteri PUPR, kebutuhan anggaran Ditjen SDA 2023 adalah Rp 65,35 triliun," jelasnya.

Baca juga: Ditjen SDA Peroleh Penambahan Pagu Rp 1,46 Triliun hingga Juni 2022

Adapun anggaran yang diusulkan tersebut bersumber dari pinjaman dan SBSN sebesar Rp 10,5 triliun.

Sisanya berasal dari rupiah murni dengan rencana sebesar Rp 27,4 triliun akan digunakan untuk kontrak tahun jamak.

Dari dua program tersebut telah direncanakan beberapa pemanfaatan. Misalnya, digunakan untuk program ketahanan pangan atau SDA Rp 22,77 triliun yang bersumber dari rupiah murni.

"Di dalamnya ada Rp 12,27 triliun digunakan untuk alokasi kontrak tahun jamak. Kami laporkan bahwa alokasi ini hanya bisa dipenuhi sebanyak 46,65 persen dari total kebutuhan Rp 26,3 triliun atau terdapat kekurangan Rp 14,03 triliun," tambah Jarot.

Baca juga: Ditjen Perumahan Usul Pagu Indikatif Rp 5,93 Triliun, Buat Apa Saja?

Sebesar Rp 10,5 triliun untuk menjaga keberlanjutan fungsi infrastrukur melalui kegiatan operasi dan pemeliharaan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.