Kompas.com - 04/07/2022, 09:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) bersama PT Brantas Abipraya (Persero) resmi ditunjuk sebagai kontraktor yang menangani pelebaran dan perbaikan geometrik Jalan Soreang-Rancabali-Cidaun, Provinsi Jawa Barat.

Dalam mengerjakan proyek tersebut, Hutama Karya dan Brantas Abipraya melakukan skema kerja sama operasi (KSO).

Penandatanganan kontrak proyek ini juga telah dilaksanakan di Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat, Kamis (15/5/2022) silam.

Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra menyatakan, kehadiran proyek ini bertujuan untuk melebarkan dan memperbaiki jalan berlubang di beberapa titik.

“Tujuan utama dari pelaksanaan paket preservasi Jalan Soreang-Rancabali-Cidaun ini adalah untuk menjaga kondisi jalan nasional agar tetap layak," ujarnya dalam rilis, Senin (4/7/2022).

Sehingga, mobilisasi kendaraan dapat berjalan dengan baik serta meningkatkan perekonomian daerah, khususnya di daerah Soreang dan sekitarnya.

Baca juga: Jalan Lingkar Timur Tuntas Dibangun, Kemacetan Ruas Cirebon-Kuningan Bisa Terurai

Ruang lingkup pekerjaan utama proyek ini meliputi perbaikan jalan sepanjang 60,11 kilometer, drainase sepanjang 2,55 kilometer, jembatan sepanjang 26,90 meter dan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 84,05 kilometer, serta jembatan sepanjang 376,3 meter.

Menurutnya, pekerjaan tersebut dilakukan dalam waktu 2,5 tahun sejak ditandatanganinya kontrak.

Novias mengatakan, KSO Hutama Karya-Abipraya telah menyiapkan strategi agar proyek ini dapat selesai tepat waktu dan tepat mutu.

“Diperlukan penanganan dengan menggunakan struktur konstruksi perkerasan jalan yang khusus karena penggunaan aspal konvensional tidak direkomendasikan dengan kondisi geografis yang tidak terpapar sinar matahari langsung," tambah Novias.

Dengan adanya proyek penanganan pelebaran dan perbaikan geometrik Jalan Soreang-Rancabali-Cidaun ini akan meningkatkan mobilitas barang dan jasa di daerah tersebut, membuka lapangan pekerjaan, serta menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Dikarenakan pembangunan proyek ini masih dalam kondisi waspada Covid-19, Hutama Karya memastikan akan selalu melakukan pengawasan dan pencegahan penyebaran virus melalui penerapan protokol kesehatan ketat di lingkungan proyek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.