Kompas.com - 27/06/2022, 17:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) memiliki peran cukup penting bagi suatu daerah. Hal itu juga berlaku bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tentu nantinya akan ada pembangunan IPAL di IKN. Dengan salah satu referensi teknologi yang bakal digunakan yakni IPAL Krukut, Jakarta.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, IPAL Krukut menggunakan teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR).

MBBR menjadi salah satu referensi bagi Kementerian PUPR dalam penentuan jenis teknologi pengolahan air limbah di Kawasan IKN.

Baca juga: Akan Dimulai, Intip Timeline Proyek Pembangunan IPAL Jakarta

"Selain mengurangi pencemaran, air yang sudah diolah dengan menurunkan nilai Biochemical Oxygen Demand (BOD), Nitrogen, dan Phospor dapat ditampung dalam embung-embung untuk menunjang lansekap Kawasan IKN," ujar Endra dikutip dari laman Kementerian PUPR, Senin (27/06/2022).

Teknologi MBRR yaitu air limbah yang diolah menggunakan sistem aerasi dan media. Di mana nanti air hasil olahannya sudah aman untuk dikembalikan ke lingkungan sesuai dengan Peraturan Menteri LHK No. 68 Tahun 2016.

Teknologi ini sama seperti IPAL Setiabudi. Nilai BOD diturunkan dari 150-200 mg per liter menjadi dibawah 30 mg per liter. Sehingga memenuhi baku mutu dan aman bagi lingkungan.

Dari total hasil olahan IPAL Krukut, 30 persen volume airnya diolah kembali untuk dapat dimanfaatkan kebutuhan air non-konsumsi. Seperti campuran semen untuk konstruksi, penyiraman tanaman dan flushing.

Baca juga: Tol IKN Kemungkinan Dibangun Pakai Duit Pemerintah, Setelahnya Dioperasikan BUJT

Pengelolaan IPAL secara biologis seperti MBBR pasti menghasilkan lumpur. Lumpur yang dihasilkan IPAL Krukut ini akan diolah lebih lanjut di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Pulo Gebang.

IPAL Krukut yang dibangun dan dikelola oleh Perumda Paljaya merupakan IPAL skala perkotaan yang melayani zona 0 DKI Jakarta.

Meliputi kawasan Rasuna Said, Mega Kuningan, Jalan Jenderal Sudirman, SCBD, Senayan, Gatot Subroto, Manggarai, Guntur, dan Setiabudi.

Bersama IPAL Setiabudi yang dibangun oleh Kementerian PUPR, IPAL Krukut melayani kawasan perkantoran Sudirman-Kuningan atau ekivalen sekitar 2.7 juta jiwa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.