Kompas.com - 27/06/2022, 16:30 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Divisi penelitian dan analisis dari perusahaan The Economist Group, Economist Intelligence Unit (EIU) baru saja mengeluarkan indeks kota yang paling layak dihuni tahun 2022 atau The Global Liveability Index 2022.

Dari 172 kota di seluruh dunia yang di survei, dua kota besar di Indonesia yakni Jakarta dan Surabaya juga masuk dalam daftar.

Namun sayang, hasil survei tersebut cukup mengecewakan. Jakarta dan Surabaya bahkan masuk dalam daftar 20 kota yang memiliki indeks layak huni terendah.

Terdapat lima indikator yang dinilai yakni soal stabilitas, kesehatan, pendidikan, infrastruktur serta budaya dan lingkungan. Berdasarkan survei, total nilai indeks kelayakan yang didapatkan oleh Jakarta adalah 51.

Baca juga: Apakah Ibu Kota Jakarta Layak untuk Dihuni?

Rincian skornya adalah indikator stabilitas 60, indikator kesehatan 29, indikator budaya dan lingkungan, 49, indikator pendidikan 67 serta indikator infrastruktur 57. Sebagai catatan, setiap indikator yang dinilai ideal akan mendapatkan skor 100.

Sementara itu, Surabaya berada di peringkat yang lebih rendah yakni peringkat 155 dengan total nilai indeks kelayakan huni adalah 50.

Lanskap kota Surabaya, Jawa TimurShutterstock Lanskap kota Surabaya, Jawa Timur

Berdasarkan indikator budaya dan lingkungan, pendidikan serta infrastruktur skor Surabaya memang lebih rendah dari Jakarta yakni berturut-turut 44, 50 dan 50.

Namun dua indikator lainnya yakni stabilitas dan kesehatan, Surabaya lebih unggul. Sebagai informasi, skor stabilitas di Surabaya berada di angka 65. Sementara skor indikator kesehatan kota Pahlahwan tersebut adalah 39.

Apa yang diraih oleh Jakarta dan Surabaya memang masih sangat jauh dibandingkan dengan kota-kota di Eropa Barat dan Kanada yang mendominasi posisi 10 besar.

Baca juga: Mengupas Rencana Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya

Ibu Kota Austria, Wina, kembali mendapatkan predikat sebagai kota paling layak huni di dunia setelah sebelumnya mendapatkan predikat yang sama tahun 2018 dan 2019.

Wina bahkan mencatatkan skor indeks 99,1, di mana semua indikator penilaiannya mendapatkan angka yang nyaris sempurna. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jutaan Bidang Tanah di Aceh Belum Terdaftar, Raja Juli Antoni: Tuntaskan dengan Kualitas

Jutaan Bidang Tanah di Aceh Belum Terdaftar, Raja Juli Antoni: Tuntaskan dengan Kualitas

Berita
Kurangi Sampah Plastik, Resta Pendopo Km 456 Jalankan Program Inovasi Lingkungan

Kurangi Sampah Plastik, Resta Pendopo Km 456 Jalankan Program Inovasi Lingkungan

Fasilitas
Salah Satu Kawasan Kumuh di Surakarta Ditata, Intip Rancangannya

Salah Satu Kawasan Kumuh di Surakarta Ditata, Intip Rancangannya

Berita
Erick Thohir: Rakyat Nganggur, Industri Ritel Mustahil Tumbuh

Erick Thohir: Rakyat Nganggur, Industri Ritel Mustahil Tumbuh

Berita
Ada Perbaikan di Ruas Tol Bakter dan Terpeka, Ini Titik Lokasinya

Ada Perbaikan di Ruas Tol Bakter dan Terpeka, Ini Titik Lokasinya

Konstruksi
Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia, Indonesia Tidak Anti Merek Asing

Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia, Indonesia Tidak Anti Merek Asing

Berita
Ekonomi Tumbuh 5,44 Persen, Erick Thohir: Tak Banyak Negara Punya Kesempatan seperti Indonesia

Ekonomi Tumbuh 5,44 Persen, Erick Thohir: Tak Banyak Negara Punya Kesempatan seperti Indonesia

Berita
5 Gedung Berbentuk Unik di Bangkok, Mulai dari Robot hingga Gajah

5 Gedung Berbentuk Unik di Bangkok, Mulai dari Robot hingga Gajah

Konstruksi
Ada Rekayasa Lalin, 14 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara Senin Ini

Ada Rekayasa Lalin, 14 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara Senin Ini

Berita
5 Rekomendasi Rumah Murah di Malang, Harga Mulai Rp 143 Juta

5 Rekomendasi Rumah Murah di Malang, Harga Mulai Rp 143 Juta

Perumahan
Syarat Terbaru Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal, Mulai Agustus 2022

Syarat Terbaru Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal, Mulai Agustus 2022

Berita
[POPULER PROPERTI] 6 Seksi Tol Yogyakarta-Bawen Tuntas 2024, Ini Daftarnya

[POPULER PROPERTI] 6 Seksi Tol Yogyakarta-Bawen Tuntas 2024, Ini Daftarnya

Berita
Selama Masa Transisi Syarat Baru, Pembatalan Kereta Jarak Jauh Gratis

Selama Masa Transisi Syarat Baru, Pembatalan Kereta Jarak Jauh Gratis

Berita
Mulai Senin 15 Agustus, Naik Kereta Jarak Jauh Wajib Tes PCR

Mulai Senin 15 Agustus, Naik Kereta Jarak Jauh Wajib Tes PCR

Berita
PP Bangun Teknologi Pengelolaan Sampah Tanpa Residu di Kuta dan Seminyak

PP Bangun Teknologi Pengelolaan Sampah Tanpa Residu di Kuta dan Seminyak

Berita
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.