Perusahaan hingga Masyarakat Bisa Berpartisipasi Susun Rencana Aksi Keselamatan Lalin

Kompas.com - 06/06/2022, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan hingga masyarakat bisa turut berpartisipasi dalam penyusunan dan pelaksanaan Rencana Aksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RAK LLAJ), baik di tingkat Kementerian/Lembaga (K/L) serta Kabupaten/Kota.

Ini tercantum dalam Pasal 5 ayat 7 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUNK LLAJ).

Asal tahu saja, Perpres ini telah ditetapkan dan diberlakukan di Jakarta, 3 Januari 2022.

"Badan Usaha dan Masyarakat dapat berpartisipasi dalam penyusunan dan pelaksanaan RAK LLAJ Kementerian/Lembaga dan RAK LLAJ Provinsi/ Kabupaten/ Kota".

Dalam pasal 5 ayat 1 peraturan tersebut, RAK LLAJ disusun dalam rangka melaksanakan RUNK LLAJ.

RAK LLAJ sebagaimana dimaksud pada ayat 1 disusun dan dilaksanakan oleh Kementerian/Lembaga (K/L) sesuai dengan kewenangannya, Pemprov, serta Pemerintah Kabupaten/Kota (Pemkab/Pemkot).

Perpres ini diterbitkan karena dilatarbelakangi dengan peningkatan pergerakan manusia dan barang.

Hal ini berdampak pada meningkatnya potensi terjadinya kecelakaan transportasi, terutama LLAJ.

Baca juga: Kurangi Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Crash Cushion Wajib Anda Ketahui

Berdasarkan data Kepolisian Negara Republik Indonesia, jumlah kematian akibat kecelakaan LLAJ yang terjadi pada tahun 2020 telah mencapai 23.529 jiwa atau setara dengan tiga jiwa meninggal dunia per jam.

Permasalahan Keselamatan LLAJ (KLLAJ) tidak hanya dihadapi dalam skala nasional, tetapi juga menjadi masalah global.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.