Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banjir Rob Semarang, Basuki: Satu Tanggul Jebol Tuntas Ditutup

Kompas.com - 27/05/2022, 12:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, satu dari tiga titik tanggul yang jebol akibat banjir rob di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah berhasil ditutup.

Tanggul yang berhasil ditutup tersebut berada di Kelurahan Bandarharjo. Sedangkan dua titik lainnya di Kelurahan Tambak Lorok, masih dalam penanganan.

Kedua titik tersebut butuh penanganan masing-masing sepanjang 20 meter dan delapan meter.

"Untuk parapet 20 meter, saat ini masih proses pemasangan sandbag target selesai besok," ujarnya dikutip dari laman Kementerian PUPR, Jumat (27/5/2022).

Basuki mengungkapkan, penanganan 8 meter akan dimulai besok untuk dipasang sandbag dan juga target besok sudah tertutup.

Sementara penanganan jangka panjang akan dilakukan penguatan terhadap tanggul-tanggul di sekitar area yang jebol dan mengevaluasi terkait ketinggian tanggul-tanggul yang ada.

Baca juga: Banjir Rob Pantura, Pemerintah Inventarisasi Tanggul dan Pasang Geobag

Berdasarkan data terakhir banjir rob sekitar 1,8 meter di atas permukaan laut, parapet yang dibangun mencapai 2 meter.

"Namun, karena fenomena tinggi melebihi jadi 2,1 meter sesuai dengan warning-nya BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), sehingga ini melimpas, hampir semua," ungkapnya.

Adapun Basuki meninjau tiga titik tanggul laut yang jebol didampingi Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang Kolonel Marinir Hariyono Masturi dengan menaiki perahu karet.

Sejatinya, penanganan darurat yang dilakukan adalah dengan segera menutup tanggul yang jebol.

Kemudian, genangan air dipompa hingga surut agar bisa ditangani dengan semi permanen menggunakan material berupa geobag/geobox.

"Sementara ini karena tidak bisa masuk dari darat untuk material, kita harus dari laut dengan sandbag kecil untuk sementara. Besok, kita akan dibantu dengan 50 personil dari Lanal dan 50 dari Kodam, sudah harus ditutup tanggul yang jebol dan sudah surut dipompa semua," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ini Kabar Terbaru Proyek Bendungan Pertama di Sulawesi Barat

Ini Kabar Terbaru Proyek Bendungan Pertama di Sulawesi Barat

Berita
Rumah Murah di Sanggau Tak Sampai Rp 200 Juta, Ini Pilihannya (II)

Rumah Murah di Sanggau Tak Sampai Rp 200 Juta, Ini Pilihannya (II)

Perumahan
Rumah Murah di Sanggau Tak Sampai Rp 200 Juta, Ini Pilihannya (I)

Rumah Murah di Sanggau Tak Sampai Rp 200 Juta, Ini Pilihannya (I)

Perumahan
AHY Bakal Serahkan 4 Sertifikat Tanah Milik Nirina Zubir dan Berantas Mafia Tanah

AHY Bakal Serahkan 4 Sertifikat Tanah Milik Nirina Zubir dan Berantas Mafia Tanah

Berita
[POPULER PROPERTI] Perbedaan Apartemen dengan Kondominium, PP Bakal Rampungkan 4 Proyek Ini, dan Ragam Metode Konstruksi Jalan Tol di Tanah Lunak

[POPULER PROPERTI] Perbedaan Apartemen dengan Kondominium, PP Bakal Rampungkan 4 Proyek Ini, dan Ragam Metode Konstruksi Jalan Tol di Tanah Lunak

Berita
Diskon PPN Berlanjut, Purinusa Kebut Pembangunan Aryana Karawaci

Diskon PPN Berlanjut, Purinusa Kebut Pembangunan Aryana Karawaci

Perumahan
Temui Wapres, AHY Dapat Pesan Soal Ini

Temui Wapres, AHY Dapat Pesan Soal Ini

Berita
Apa Bedanya Apartemen dengan Kondominium? Ini Jawabannya

Apa Bedanya Apartemen dengan Kondominium? Ini Jawabannya

Apartemen
Geliat Pengembang Menyambut Berkah dari Insentif PPN DTP Rumah

Geliat Pengembang Menyambut Berkah dari Insentif PPN DTP Rumah

Berita
Ini Ragam Metode Konstruksi Jalan Tol di Area Tanah Lunak

Ini Ragam Metode Konstruksi Jalan Tol di Area Tanah Lunak

Konstruksi
Conwood Hadirkan 'Sila', Seni Instalasi Dua Arti di Pameran ARCH:ID

Conwood Hadirkan "Sila", Seni Instalasi Dua Arti di Pameran ARCH:ID

Arsitektur
Beli Rumah Dapat Insentif PPN, Cek di Sini Ketentuan dan Syaratnya

Beli Rumah Dapat Insentif PPN, Cek di Sini Ketentuan dan Syaratnya

Berita
Kuartal II Tahun 2024, Harvest City Siap Rilis Kawasan Komersial Baru

Kuartal II Tahun 2024, Harvest City Siap Rilis Kawasan Komersial Baru

Kawasan Terpadu
Usai Bendungan Lolak, PP Bakal Rampungkan 4 Proyek Serupa Tahun Ini

Usai Bendungan Lolak, PP Bakal Rampungkan 4 Proyek Serupa Tahun Ini

Berita
Pemerintah Wajib Dukung Ekspor Industri Furnitur dan Kerajinan

Pemerintah Wajib Dukung Ekspor Industri Furnitur dan Kerajinan

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com