Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/05/2022, 19:40 WIB
Masya Famely Ruhulessin

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Melihat prospek ekonomi dan bisnis jalan tol cukup baik di tahun 2022, PT Nusantara Infrastructure menargetkan kinerja yang lebih maksimal di sektor ini.

Terlebih kegiatan ekonomi dan mobilitas masyarakat di tahun 2022 juga perlahan meningkat sehingga arus lalu lintas kendaraan di ruas-ruas tol milik Perseroan dapat kembali normal.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajemen PT Nusantara Infrastructure dalam Acara Paparan Publik (public expose) Tahunan pada Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Keberhasilan One Way Jadi Alasan Tarif Tol Gratis Ditiadakan

Ditahun 2022, Perseroan masih akan fokus dalam beberapa proyek diantaranya penanganan banjir dan konstruksi weaving area di Tol BSD yang sudah dimulai.

Kemudian proyek jalan Tol Cikunir–Ulujami (JORR Elevated) yang saat ini dalam tahap evaluasi dokumen penawaran serta konstruksi jalan akses Tol Makassar New Port (Tahap I dan II).

Jalan Akses Tol Makassar New Port diharapkan akan mendukung operasional Pelabuhan Makassar New Port memiliki proyeksi kapasitas sebanyak 900 ribu Teus pada tahun 2023.


Bisnis Air Bersih

Sementara itu, untuk segmen usaha Air Bersih, Perseroan telah mengoperasikan tiga instalasi pengolahan air bersih atau Water Treatment Plant (WTP) dengan total kapasitas 2.025 liter/detik.

Pengelolaan dilakukan melalui PT Sarana Catur Tirta Kelola (SCTK) di Banten, PT Dain Celicani Cemerlang (DCC) di Medandan PT Tirta Kencana Cahaya Mandiri (TKCM) di Cikokol, Tangerang.

Air bersih yang dihasilkan ketiga WTP tersebut kemudian disalurkan melalui Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) setempat untuk memenuhi kebutuhan industri dan perumahan.

Perseroan juga tengah melakukan beberapa kajian pra studi kelayakan untuk proyek Kota Manado & Bitung di mana sudah memasuki tahap final di proyek air bersih.

Baca juga: Antisipasi Kurang Air Bersih Saat Musim Kemarau, Flores Timur Siapkan Mobil Tangki

Untuk sektor energi baru dan terbarukan (EBT), Perseroan ingin mengembangkan bisnisnya di bidang pembangkit listrik seperti pembangkit tenaga air, biomassa, surya, dan sampah.

Sejak tahun 2021, Perseroan juga telah mulai melaksanakan proyek solar PV. Sampai dengan bulan April 2022, Perseroan telah menyelesaikan 3 proyek Solar PV Residential dengan total kapasitas 60.6 kWp yang berpotensi mengurangi emisi CO2 sekitar 26 ton per tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com