Nusantara Infrastructure Catat Kenaikan Pendapatan 25,4 Persen Jadi Rp 675 Miliar

Kompas.com - 18/05/2022, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga akhir tahun 2021, pendapatan usaha dan penjualan PT Nusantara Infrastructure Tbk, termasuk pos pendapatan usaha lainnya, sebesar Rp 675,1 miliar.

Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 25,4 persen dibandingkan tahun 2020.

Peningkatan pendapatan ini ditopang oleh sektor jalan tol dan sektor energi terbarukan. Sektor jalan tol ternyata menyumbang paling besar yakni Rp 439,3 miliar atau tumbuh 33,8 persen.

Sedangkan sektor energi terbarukan mengalami peningkatan sebesar 26,9 persen atau menyumbang pendapatan sebesar Rp 155,6 miliar.

Sementara itu, kinerja operasional di seluruh sektor, yakni jalan tol, energi terbarukan dan air bersih mengalami peningkatan pada 2021.

Adapun total aset yang dimiliki oleh PT Nusantara Infrastructure Tbk. tercatat mencapsi Rp 6,6 triliun. Total aset ini mengalami peningkatan sebesar 12,7 persen dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajemen PT Nusantara Infrastructure dalam Acara Paparan Publik (public expose) Tahunan, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Nusantara Infrastructure Raup Rp 675 Miliar Sepanjang 2021

Direktur Utama Nusantara Infrastructure Ramdani Basri mengatakan kegiatan usaha perseroan masih berada di tengah kondisi kondisi perekonomian yang dinamis, baik di tingkat global maupun domestik.

Namun, manajemen Perseroan telah melakukan analisis skenario dengan melakukan sejumlah langkah diantaranya memprioritaskan perlindungan keselamatan dan pengelolaan karyawan.

“Kami juga telah melakukan pengelolaan sumber daya untuk penyelesaian sejumlah proyek strategis sesuai dengan rencana usaha,” ujar Ramdani.

Baca juga: Mengenal Singing Road, Jalan Tol Bernada Penghilang Kantuk

Perseroan juga terus melakukan penekanan terhadap pengelolaan biaya operasional (O&M) dan biaya peningkatan kapasitas (capex) yang berorientasi kepada cost-initiatives dengan tetap mempertahankan standar pelayanan minimum.

“Kami juga melakukan optimalisasi pendapatan noncore business dan berencana mengembangkan usaha di tiga sektor utama yakni jalan tol, pengelolaan air bersih dan energi terbarukan untuk optimalisasi model bisnis jangka panjang,” tambah Ramdani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.