Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengintip Arsitektur Perpustakaan Terindah di Dunia, The Long Room

Kompas.com - 05/05/2022, 21:33 WIB
Masya Famely Ruhulessin

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com -Perpusatakaan kerap dianggap menjadi salah satu bangunanan yang membosankan. Bukan hanya karena berisi tumpukan buku, namun desain ruangannya yang monoton.

Presepsi ini sepertinya akan hilang bila Anda berkunjung ke The Long Room. Perpusatakaan ini berlokasi di Trinity College Dublin, Irlandia.

Baca juga: Wajah Baru Perpustakaan di Gedung Not Balok Lagu Taman Ismail Marzuki

Perpustakaan di Trinity College ini merupakan salah satu bangunan paling di Dublin dan merupakan rumah bagi 200.000 buku tertua milik universitas termasuk Kitab Kells.

Sebagai informasi, Kitab Kells adalah kitab Injil yang berasal dari abad ke-9, dengan manuskrip yang ditulis seluruhnya dalam bahasa Latin.

Bagi yang ingin berkunjungke perpustakaan ini, The Long Room berlokasi di The Old Library di sebelah utara Fellows Square di Trinity College .

Begitu Anda menginjakan kaki ke dalam ruangan sepanjang 65 meter ini, Anda akan disambut dengan langit-langit berbahan kayu yang elegan.

Buku-buku disusun rapi didalam rak kayu nan tinggi sehingga disediakan tangga bagi yang ingin mengambil buku di rak paling atas. 

Salah satu rak di dalam The Long Room yang merupakan perpusatakaan di Trinity College Dublin, Irlandia. Shutter Stock Salah satu rak di dalam The Long Room yang merupakan perpusatakaan di Trinity College Dublin, Irlandia.

Bagian dalam Ruang Panjang akan membuat Anda takjub, seperti seolah-olah Anda masuk ke dalam film Harry Potter dan sedang melakukan penelitian.

Patung marmer adalah ciri khas lain dari The Long Room. Patung-patung tersebut merupakan bagian wajah dari para filsuf serta penulis ternama.

Mulai dari patung milik penulis ternama, William Shakespeare hingga filsuf ternama seperti Aristotle dan Plato. Patung-patung tersebut itu dibuat oleh pematung Peter Schemakers mulai tahun 1743.

Awalnya perpustakaan ini terkenal memiliki langit-langit datar. Namun tampilannya pun ikut berubah ketika langit-langit berbentuk barel yang indah ditambahkan pada tahun 1860.

Hal tersebut dimaksudkan agar ruang perpustakaan dapat menampung lebih banyak karya dan koleksi buku yang dimiliki.

Keindahan bangunan ini sepertinya juga menginspirasi Wars Episode II: Attack of the Clones. Dalam film ini, terdapat gambar sebuah bangunan yang tampak sangat mirip dengan The Long Room.

Bagi yang ingin mengikuti tur untuk berkeliling di Long Room,Trinity College, Anda wajib membeli tiket seharga 16 Euro atau setara Rp 243.798. Tur ini akan memakan waktu sekitar 40 menit.  

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com