Kompas.com - 28/04/2022, 07:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian PUPR telah merampungkan penataan kawasan wisata Gunung Kemukus di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Bahkan pada Rabu (27/04/2022) telah dilakukan peresmiannya oleh Ketua DPR RI Puan Maharani serta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, sebagaimana dilansir dari akun Instagram Kementerian PUPR.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penataan kawasan Gunung Kemukus dilakukan untuk mengembalikan fungsinya sebagai tujuan wisata religi dan wisata keluarga.

Kawasan wisata Gunung KemukusDok. Kementerian PUPR Kawasan wisata Gunung Kemukus
"Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul," ujar Basuki.

Baca juga: 13 Bangunan Bersejarah di Benteng Pendem Ngawi Direhabilitasi

Setelah dilakukan penataan, kawasan wisata Gunung Kemukus diharapkan diharapkan dapat mendorong berkembangnya perekonomian masyarakat dan memacu pertumbuhan kawasan sebagai daerah tujuan wisata.

"Setiap wilayah pasti memiliki ikon wisata. Saya berharap dengan penataan ini membawa berkah bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitarnya," imbuh Puan Maharani.

Kawasan wisata Gunung KemukusDok. Kementerian PUPR Kawasan wisata Gunung Kemukus
Penataan kawasan Gunung Kemukus menjadi bagian dari pengembangan kawasan pariwisata yang mencakup Kota Solo dan Museum Purbakala Sangiran yang akan diintegrasikan dengan pengembangan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Borobudur.

Perihal penataan kawasan Gunung Kemukus atau New Kemukus juga pernah disampaikan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti.

Mengutip informasi dari laman resmi Pemkab Sragen pada 22 April 2022 lalu, Diana menyampaikan bahwa pengelolaan New Kemukus diserahkan kepada Pemkab Sragen.

Kawasan wisata Gunung KemukusDok. Kementerian PUPR Kawasan wisata Gunung Kemukus
"Investasi yang diberikan pemerintah pusat ini bisa dipelihara dan dikelola dengan baik supaya berkelanjutan," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.