Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKN Pindah, Wagub DKI: Saingan Jakarta ke Depan Singapura hingga Sydney

Kompas.com - 24/03/2022, 07:30 WIB
Muhdany Yusuf Laksono,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim) akan menjadi peluang besar bagi Jakarta.

Untuk menjadi pusat ekonomi dan bisnis, tak hanya tataran regional melainkan juga global. Seperti halnya Washington DC di Amerika Serikat hingga Sydney di Australia.

Baca juga: Infrastruktur Jalan dan Air Mulai Dibangun di IKN Nusantara

"Saingan Jakarta bukan lagi kota lain di Indonesia. Saingan Jakarta ke depan adalah Singapura, Kuala Lumpur, Washington, Sydney," ujar Riza dikutip dari Antara, Rabu (23/03/2022).

Untuk itu, pihaknya sedang menyusun Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026 sebagai pusat ekonomi dan bisnis skala global.

Pemprov DKI Jakarta bersama para pakar dan berbagai elemen lainnya juga sedang menyusun konsep naskah akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kekhususan Jakarta.

Fungsinya sebagai payung hukum setelah Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota negara.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Jakarta Setelah IKN Pindah?

"Masa depan Jakarta pasca-pemindahan ibu kota harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk menjadi kota yang lebih maju lagi," imbuhnya.

Dia juga menyakini Jakarta akan tetap menjadi kota termaju di Tanah Air dan sebagai pusat bisnis. Apalagi, Jakarta berkontribusi 17 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional.

"Yang jelas dengan berbagai keunggulan kota Jakarta terutama dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, kami yakin bahwa Jakarta akan tetap eksis sebagai kota termaju di Indonesia," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com