Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sungai Purba Yogyakarta Direvitalisasi demi Tingkatkan Wisata Budaya

Kompas.com - 21/02/2022, 11:32 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Sebagai upaya untuk mendukung pariwisata budaya dan lingkungan, sungai purba Kota Yogyakarta atau Kali Code direvitalisasi.

Kali Code menyimpan sisi historis sebagai sungai purba karena sejak zaman dahulu telah dilalui aliran lahar dingin Gunung Merapi yang masih aktif hingga kini.

Revitalisasi sungai sepanjang 42 meter yang membelah Yogyakarta ini mengacu pada suasana sungai sebagai ruang publik yang tertata di Singapura, Jepang, Malaysia dan Thailand.

Adapun revitalisasi tersebut merupakan bagian dari serangkaian program CSR Warnai Kehidupan oleh Nippon Paint yang dinamakan Kali Code 1001 Jetisharjo.

Melalui program ini, Nippont Panit mendonasikan cat untuk mewarnai kawasan Kali Code tepatnya di Kampung Jetisharjo dengan warna putih biru sebanyak 1.554 liter yang mencakup 12.600 meter persegi atau setara dengan 150 rumah warga.

Baca juga: Revitalisasi Kampung Ulos di Samosir Habiskan Dana Rp 55,8 Miliar

“Program ‘White-Blue’ Kali Code 1001 Jetisharjo ini merupakan bagian dari visi CSR Warna Kehidupan yang meningkatkan pertumbuhan di bidang-bidang yang menghadapi tantangan sosial-ekonomi,” jelas Area Sales Manager Nippon Paint Indonesia Topan Wijaksono, dilansir dari siaran pers, Senin (21/2/2022).

Revitalisasi ini diharapkan bisa menjadi potensi ekonomi atau mata pencaharian baru warga sebagai pengembang desa wisata sekaligus menjadikan Kali Code 1001 Jetisharjo sebagai wisata ikonik budaya Yogyakarta yang menarik.

Selain itu, Kampung Code 1001 Jetisharjo juga mengembangkan ekowisata Jelajah Kampung.

Nantinya para mahasiswa akan diajarkan mengenai bagaimana cara mengolah sungai berbasis komunitas, seperti mengetahui cara pengolahan sampah, limbah dan membatasi sempadan menjadi hunian.

Lebih lanjut, wisatawan juga dapat mencoba trekking sepanjang 3 kilometer dengan rute dari Kewek hingga Kampung Jetisharjo.

Baca juga: Revitalisasi Tebet Eco Park Hampir Tuntas, Diresmikan Anies Maret 2022

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko mengatakan bahwa Kota Yogyakarta memiliki daya tarik wisata yang beragam berupa wisata budaya, sejarah, pendidikan, kuliner, belanja dan lainnya yang tersebar di seluruh wilayah.

"Dengan adanya dukungan dari Nippon paint berupa bantuan cat kepada warga masyarakat Kampung Code di kampung wisata Cokrodiningratan, tentu saja disambut baik karena bertujuan untuk memperindah kawasan,” jelas Wahyu.

Tidak hanya itu, Wahyu juga berharap akan ada lebih banyak kampung yang didukung oleh Nippon Paint. Salah satu yang diusulkan dalam waktu dekat adalah Kampung Kotabaru dan Jogoyudan di pinggir Kali Code.

Hal ini sebagai bagian untuk memperkuat destinasi wisata Kotabaru yang mencakup Suroto-Sudirman dengan tujuan agar mampu memecah kepadatan Malioboro.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com