Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Kompas.com - 26/01/2022, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penipuan perumahan berkedok syariah baru-baru ini kembali  terjadi.

Sebanyak 34 konsumen menjadi korban dari perumahan berbasis syariah di Bekasi dan mengalami kerugian mencapai Rp 7,5 miliar.

Atas kasus tersebut, mereka melaporkan pengembang PT Fimadani Graha Mandiri (FGM) ke Polres Metro Bekasi dengan dugaan kasus penipuan dan penggelapan.

FGM dinilai tidak mau melaksanakan putusan perkara perdata yang telah diputuskan oleh Pengadilan Agama Bekasi.

Dalam putusannya secara verstek, FGM harus mengembalikan uang yang telah disetor konsumen dan mengganti kerugian.

Baca juga: Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Hunian yang dijanjikan FGM kepada konsumen tidak pernah dibangun dan hingga saat ini masih berbentuk tanah datar. 

Maraknya kasus penipuan perumahan seharusnya dapat menjadi pelajaran untuk lebih hati-hati dalam membeli rumah.

Terlebih, tidak semua perumahan berbasis syariah justru menerapkan ketentuan syariah dan malah menjadikannya kedok untuk menipu konsumen.

Cara menghindari penipuan berkedok perumahan syariah

Penipuan perumahan seharusnya tidak pernah terjadi jika masyarakat sadar dan aktif mencari informasi lengkap dari sumber resmi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.