Kompas.com - 25/01/2022, 18:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2021, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengerjakan konstruksi 48 bendungan di seluruh Indonesia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaiakan hal tersebut dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

“Telah dilakukan pembangunan 48 bendungan sepanjang tahun 2021. Sebanyak 13 bendungan telah diselesaikan dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Sementara 34 bendungan lainnya masih dalam tahap konstruksi” jelas Basuki.

Baca juga: Terserap 94,4 Persen, Sisa Anggaran Kementerian PUPR 2021 Sebesar Rp 8,6 Triliun

Deretan bendungan yang telah diresmikan yakni Bendungan Tukul (Jawa Timur), Bendungan Tapin (Kalimantan Selatan), Bendungan Napun Gete (NTT), Bendungan Sindangheula (Banten), Bendungan Kuningan (Jawa Barat), Bendungan Way Sekampung dan Bendungan Bendo di Lampung.

Kemudian Bendungan Pidekso (Wonogiri), Bendungan Paselloreng (Sulawesi Selatan), Bendungan Karaloe (Sulawesi Selatan), Bendungan Ladongi (Sulawesi Tengara) serta Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Jawa Timur.

Menurut Basuki, ada beberapa pembangunan bendungan yang diikuti oleh pembangunan jaringan irigasi seluas 22.985 hektar serta rehabilitasi jaringan irigasi eksisting seluas 364.510 hektar.

“Pembangunan jaringan irigasi baru ini dilakukan terutama untuk memantaafkan air dari bendungan yang sudah selesai dikerjakan,” ujar Basuki.

Selain bendungan, pagu anggaran tahun 2021 juga dimanfaatkan untuk pembangunan 43 embung antara lain Embung Bansari di Wonosobo, Embung Imogiri 2 di Bantul dan Embung di Unvesitas Sriwijaya di Ogan Hilir Sumatera Selatan.

Kementrian PUPR juga telah menyediakan sebesar 4,77 meter kubik/detik jaringan air baku termasuk jaringan air baku di Kabupatn Kendal yang dibangun untuk Kawasan Industri Kendal.

“Kami juga telah melakukan pembanguanan pengaman pantai dan banjir sepanjang 261 km antara lain di Pantai Kaindala (Lampung Selatan), Pantai Kota Meulaboh (Aceh Barat) serta di Kolam Retensi Nipa Nipa (Sulawesi Selatan),” pungkas Basuki.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.