Kompas.com - 25/01/2022, 17:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney sebagai induk Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung menargetkan revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tuntas Oktober 2022 mendatang.

Melalui anak usahanya yakni PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC), pengembangan TMII dipastikan lebih baik tanpa menghilangkan identitas, karakter, kebhinekaan serta keindahan Indonesia.

Direktur Utama InJourney Dony Oskaria menerangkan, untuk jam operasional TMII masih dalam proses pembahasan antara TWC dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) agar tetap dibuka secara parsial meski sedang dalam tahap revitalisasi.

Baca juga: Mengupas Rencana Revitalisasi TMII Jakarta, Snow Bay Dihilangkan

Mengusung konsep Indonesia Opera, revitalisasi TMII akan merepresentasikan keragaman serta kekayaan potensi daerah dan budaya Indonesia. Ditambah sentuhan ide yang modern, TMII akan bertransformasi menjadi The Ultimate Showcase of Indonesia.

"Proses revitalisasi ini diharapkan akan selesai pada Oktober 2022 untuk beberapa area utama," ujar Dony dikutip dari laman resmi BUMN, Selasa (25/01/2022).

Ke depannya TMII akan tetap menjadi pusat rekreasi edukasi yang menampilkan kebhinekaan Indonesia. Melalui anjungan-anjungan rumah adat nusantara, rumah ibadah di Indonesia.

Kemudian, miniatur archipelago yang bisa disaksikan dengan kereta gantung yang membentang serta wahana Keong Mas yang melegenda dan menjadi saksi kemajuan sinema di Indonesia.

"Tentunya dalam proses (revitalisasi TMII) ini akan melibatkan banyak pihak yang memiliki kompetensi dan memahami esensi dari keberadaan TMII pada awalnya," tuntasnya.

Direktur Utama PT TWC Edy Setijono menambahkan, penataan kawasan Taman Mini sudah dimulai Januari 2022.

Untuk tahap pertama ini masih penataan kawasan guna mengembalikan sebagaimana lay out yang ada.

Harapannya, TMII ini harus menjadi showcase of beauty Indonesia. Tempat bagi pengunjung melihat keindahan budayanya bangsa Indonesia.

"Kalau sekarang banyak fungsi komersial lain yang masih tumpang tindih, itu kita tata ulang. Jadi orang datang kesitu, dia betul-betul bisa merasakan suasana budaya Indonesia," pungkas Edy Setijono.

Sebagai informasi bahwa TWC secara resmi telah menjadi pengelola TMII pada tanggal 1 Juli 2021 melalui Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) TMII antara Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) dengan TWC dengan jangka waktu selama 25 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.