Anda Harus Tahu Pasar Legi Merupakan Terbesar di Solo, Berapa Luasnya?

Kompas.com - 25/01/2022, 08:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Legi di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) telah diresmikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Kamis (20/1/2022).

Peresmian ini juga dihadiri oleh beberapa pihak lainnya seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Direktur Utama PP Urban Nugroho Agung Sanyoto menuturkan, proyek persembahan dari perseroan ini diharapkan dapat menjadi ikon Kota Surakarta serta dapat menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakatnya.

"Semoga persembahan terbaik dari PP Urban di Pasar Legi Surakarta ini dapat bermanfaat dan dapat menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar Kota Surakarta," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (24/1/2022).

Dia memberikan selamat kepada tim proyek yang telah bekerja keras untuk menghadirkan Pasar Legi.

Tak hanya Nugroho, Novel juga mengapresiasi PP Urban yang telah menyelesaikan pembangunan terbesar di Surakarta dengan tepat waktu dan memenuhi ekspektasi serta safety (keamanan).

Baca juga: Wajah Baru Pasar Legi Surakarta Berwarna Merah, Diresmikan Puan Maharani

“Semoga Pasar Legi memberikan manfaat lebih kepada masyarakat Surakarta, terutama para pedagang yang sudah menantikannya dengan wajah baru," jelas Novel.

Adapun PP Urban telah menyelesaikan rehabilitasi Pasar Legi Surakarta dengan luas
bangunan sekitar 31.072 meter persegi.

Pasar ini dibangun di atas lahan seluas 21.978 meter persegi yang terdiri dari 2 lantai bangunan, 1 lantai semi basement, 250 unit pelataran, 2.190 unit los, dan 306 unit kios.

Untuk lingkup pekerjaan rehabilitasi Pasar Legi Surakarta ini mencakup struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, dan plumbing, serta infrastruktur.

Pasar dengan julukan tidak pernah tidur ini direvitalisasi dengan mengusung konsep green building (bangunan hijau).

Konsep ini diadaptasi dengan petunjuk teknis penyelenggaraan bangunan gedung Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR dan diharapkan mampu meminimalkan penggunaan daya listrik sehingga lebih ramah lingkungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.