Kompas.com - 24/01/2022, 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mendukung performa sektor kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19, Indonesia resmi memiliki Kapal Bantu Rumah Sakit.

Kapal Bantu Rumah Sakit KRI WSH-991 yang baru saja diselesaikan oleh PT PAL Indonesia dan akan dioperasikan oleh TNI Angkatan Laut. Kapal bantu tersebut dibiayai dari uang rakyat senilai Rp 764,5 miliar.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara didampingi Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia pada Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Schneider Kembangkan Platform Digital untuk Rumah Sakit Pintar

Adapun kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod.

Pada kesempatan tersebut, Wamenkeu mengatakan kapal bantu rumah sakit ini akan meningkatkan kesiagaan sektor kesehatan di Indonesia.

"Dengan kondisi pandemi, kita harus memiliki kesiapsiagaan sektor kesehatan dan tentu keberadaan kapal ini akan meningkatkan kesiapsiagaan sektor kesehatan kita di Indonesia," ujar Suahasil seperti dikutip dari situs resmi Kementrian Keuangan.

PT PAL Indonesia merupakan salah satu BUMN yang bergerak di industri pengolahan (manufaktur) yang menjalankan usaha di bidang industri perkapalan, baik kapal perang maupun kapal niaga, serta industri rekayasa umum (minyak dan gas, serta kelistrikan).

Pemerintah melalui APBN Tahun Anggaran 2021 memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT PAL Indonesia.

Tujuannya untuk melengkapi kemampuan sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan yang dibutuhkan.

"PT PAL adalah BUMN yang harus kita teruskan operasionalnya, melakukan alih teknologi dan memastikan bahwa kita sebagai negara maritim punya kemampuan, membangun kapal dan engineering serta rekayasa umumnya," kata Wamenkeu.

Ke depannya, Wamenkeu meminta PT PAL Indonesia terus memperkuat tata kelola dan konstruksi keuangannya.

"PT PAL sudah menjadi bagian dari holding industri pertahanan. Kita beharap bisa menjadi lebih baik ke depannya sehingga bisa menjadi salah satu dasar pemulihan ekonomi,” tandas Wamenkeu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.