Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Profesi Arsitek yang Disebut Jokowi Akan Pimpin IKN Nusantara

Kompas.com - 23/01/2022, 20:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membocorkan kriteria Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang bakal dia tunjuk.

Setelah beredar sejumlah nama, presiden secara spesifik menyebutkan sosok yang ia incar yaitu pernah memimpin daerah dan berlatar belakang arsitek.

"Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background Arsitek," kata Jokowi saat bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Lantas, siapa itu Arsitek?

Dalam Pasal 1 ayat 3 Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2017 dijelaskan, arsitek merupakan seseorang yang melakukan praktik arsitek.

Baca juga: Menilik Rencana Pembangunan Jalan di IKN Nusantara, Ada Tol Lintasi Teluk

Praktik arsitek sendiri adalah penyelenggaraan kegiatan untuk menghasilkan karya arsitektur yang meliputi perencanaan, perancangan, pengawasan, dan atau pengkajian.

Ini untuk bangunan gedung dan lingkungannya, serta yang terkait dengan kawasan dan kota.

Praktik arsitek berasaskan sembilan hal yaitu profesionalitas, integritas, etika, keadilan, keselarasan, kemanfaatan, keamanan dan keselamatan, kelestarian, serta keberlanjutan.

Pengaturan arsitek sendiri bertujuan dalam memberikan landasan dan kepastian hukum bagi
arsitek serta memberikan pelindungan kepada pengguna jasa dan masyarakat dalam praktik arsitek.

Kemudian, memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan profesi arsitek yang berdaya saing tinggi serta memiliki keahlian dan hasil pekerjaan berkualitas.

Selain itu, juga mendorong peningkatan kontribusi arisitek dalam pembangunan nasional melalui penguasaan dan pemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Baca juga: IAI Tegaskan Desain Istana IKN Harus Dirancang oleh Arsitek Berlisensi

Arsitek juga berperan dalam mewujudkan pelaksanaan pembangunan yang berwawasan
lingkungan serta menjaga dan mengembangkan budaya dan peradaban Indonesia.

Ketentuan sebagaimana dimaksud dikecualikan untuk seseorang yang merancang bangunan gedung sederhana dan bangunan gedung adat.

Untuk menjadi arsitek, seseorang wajib memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek sebagaimana disebutkan dalam Pasal 6 ayat 1 UU 6/2017.

Adapun untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi Arsitek, seseorang harus mengikuti magang paling singkat dua tahun secara terus-menerus bagi lulusan program pendidikan Arsitektur, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Selanjutnya, disetarakan dan diakui oleh Pemerintah Pusat atau memiliki pengalaman kerja praktik arsitek paling singkat 10 tahun melalui mekanisme rekognisi pembelajaran lampau, serta mempunyai sertifikat kompetensi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumbawa: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumbawa: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Gianyar: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Gianyar: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jembrana: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jembrana: Pilihan Ekonomis

Perumahan
[POPULER PROPERTI] Perbandingan Rata Atap Baja Ringan dengan Kayu

[POPULER PROPERTI] Perbandingan Rata Atap Baja Ringan dengan Kayu

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tabanan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tabanan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Andalkan Diskon Pajak, Intiland Gelar Pameran 21 Proyek

Andalkan Diskon Pajak, Intiland Gelar Pameran 21 Proyek

Hunian
Pentingnya Menjaga Tandon Air Tetap Sejuk Saat Musim Kemarau

Pentingnya Menjaga Tandon Air Tetap Sejuk Saat Musim Kemarau

Umum
'Full' Elektronik, Bali Tak Lagi Terbitkan Sertifikat Tanah Model Jadul

"Full" Elektronik, Bali Tak Lagi Terbitkan Sertifikat Tanah Model Jadul

Berita
79 Pelaku Industri Properti Jadi yang Terbaik versi Duo Awards

79 Pelaku Industri Properti Jadi yang Terbaik versi Duo Awards

Berita
Selangkah Lagi, Bali Jadi Pulau Lengkap

Selangkah Lagi, Bali Jadi Pulau Lengkap

Berita
Pemerintah Dapat Pinjaman dari Bank Dunia, Tuntaskan Sertifikasi Tanah

Pemerintah Dapat Pinjaman dari Bank Dunia, Tuntaskan Sertifikasi Tanah

Berita
Genjot Realisasi KPR Non Subsidi, BTN Resmikan 3 Sales Center Baru

Genjot Realisasi KPR Non Subsidi, BTN Resmikan 3 Sales Center Baru

Hunian
Raih Penghargaan, Perumahan Subsidi di Serang Ini Dinilai Punya Kualitas Terbaik

Raih Penghargaan, Perumahan Subsidi di Serang Ini Dinilai Punya Kualitas Terbaik

Perumahan
Terima Kontrak Kedua NICE PIK 2, WSBP Tuntas Memasok 21.948 Spun Pile

Terima Kontrak Kedua NICE PIK 2, WSBP Tuntas Memasok 21.948 Spun Pile

Konstruksi
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com