Kompas.com - 22/01/2022, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah menyusun revisi Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria. 

Kedua beleid yang akan direvisi tersebut adalah Perpres Nomor 88 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan dan Perpres Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.

"Pelaksanaan Reforma Agraria dirasa perlu ada percepatan karena begitu berdampak bagi pemerataan ekonomi," kata Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Surya Tjandra dalam keterangannya, Sabtu (22/01/2022).  

Baca juga: Percepat Penyelesaian Tanah Transmigrasi, Perpres Reforma Agraria Akan Direvisi

Terdapat 3 hal yang menjadi perhatian dalam revisi Perpres mengenai Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria.

Pertama, penyelesaian legalisasi aset tanah transmigrasi. Kedua, redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan, dan ketiga, penyelesaian konflik agraria.

Penyelesaian konflik agraria ini terkait dengan redistribusi tanah dan program-program yang lain.

"Kami dari Kementerian ATR/BPN butuh dukungan, terobosan hukum agar teman-teman ATR/BPN berani mengambil sikap khususnya jika ada persoalan yang berhubungan dengan kawasan hutan dan tanah transmigrasi," tutur Surya.

Surya juga memberikan masukan dalam Perpres yang sedang direvisi ini. Semua hak milik tanah transmigrasi yang data fisik atau yuridisnya tidak sesuai dapat dibatalkan dan dilakukan penataan kembali kepemilikan oleh Menteri yang membidangi urusan pertanahan.

"Kalau ada klausul seperti ini kita akan mempunyai legitimasi yang kuat," imbuh dia. 

Deputi VI Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan reforma agraria merupakan bagian dari pemerataan ekonomi yang sudah menjadi arahan Presiden Joko Widodo.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.