Sofyan Djalil Ungkap Perbedaan Reforma Agraria Dulu dan Sekarang

Kompas.com - 21/01/2022, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil mengungkapkan perbedaan reforma agraria zaman dulu dan sekarang.

Dulu, semua hal terkait pertanahan diatur oleh Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).

UUPA ini menurut Sofyan memiliki makna filosofis yang bagus dan sangat masterpiece pada zamannya.

"Adanya UUPA kala itu didorong dengan latar belakang mayoritas mata pencaharian masyarakat yaitu dalam bidang agraris," kata Sofyan dalam keterangannya, Jumat (21/01/2022).

Baca juga: Percepat Penyelesaian Tanah Transmigrasi, Perpres Reforma Agraria Akan Direvisi

Jadi, dia menegaskan, reforma agraria saat ini tentu saja sangat berbeda dengan reforma agraria pada tahun 1960-an.

Saat itu masih dalam masa transisi pemilikan hak-hak barat, eigendom atau produk hukum kepemilikan tanah era Hindia Belanda yang masih mendominasi.

"Sedangkan saat itu banyak tuan-tuan tanah yang mendominasi namun di sisi lain banyak petani kita yang landless atau tak memiki tanah,” ucapnya. 

Oleh karena itu, dia dan jajarannya terus berupaya menciptakan ekonomi yang berkeadilan dalam bidang pertanahan melalui reforma agraria.

Kendati demikian, Sofyan mengakui, ketimpangan penguasaan tanah masih ada. Maka dari itu berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian ATR/BPN terus mempercepat jalannya reforma agraria dalam hal legalisasi aset dan redistribusi tanah.

Dalam hal legalisasi aset, terdapat program pendaftaran tanah yang bernama Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau yang lebih dikenal dengan PTSL.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.