Dua Universitas di Malang Terpilih Ikut Program Magang Waskita Karya

Kompas.com - 21/01/2022, 12:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk berpartisipasi dalam memberikan keterampilan bagi mahasiswa khususnya dari Fakultas Teknik yang akan lulus kuliah dengan cara membuka program magang.

Kali ini, Perseroan membuka program magang bagi dua universitas terpilih di Malang, Jawa Timur, yaitu Universitas Brawijaya (perguruan tinggi negeri/PTN) dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (perguruan tinggi swasta/PTS). 

President Director Perseroan Destiawan Soewardjono mengatakan program magang ini diharapkan bisa memberikan keterampilan kepada mahasiswa sebelum mereka lulus kuliah.

Baca juga: Waskita Tawarkan Lima Aset Properti, Ini Rinciannya

Nantinya setelah magang di Perseroan, banyak ilmu dan manfaat yang mahasiswa tersebut
dapatkan.

Kerja sama dengan dua universitas ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Perseroan dengan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dan Perseroan dengan Fakultas Teknik Universitas Tribhuwana Tunggadewi.

“Kami berharap setelah mereka magang di Perseroan, ada banyak ilmu dan manfaat yang didapat. Perseroan tidak hanya membuka program magang bagi mahasiswa dari PTN saja namun juga PTS,” kata Destiawan dalam keterangannya, Jumat (21/01/2022). 

Dalam MoU Perseroan dengan Universitas Brawijaya melibatkan 9 jurusan yaitu Jurusan Teknik Sipil Program Studi S1 Teknik Sipil, Jurusan Teknik Mesin Program Studi S1 Teknik Mesin, Jurusan Teknik Pengairan Program Studi S1 Teknik Pengairan, dan Jurusan Teknik Elektro Program Studi S1 Teknik Elektro.

Kemudian ada pula Jurusan Arsitektur Program Studi S1 Arsitektur, Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota, Jurusan Teknik Industri Program Studi S1 Teknik Industri, Jurusan Teknik Kimia Program Studi S1 Teknik Kimia, Jurusan Profesi Keinsinyuran Program Studi Program Profesi Insinyur.

“Sementara dengan Univeritas Tribhuwana Tunggadewi, tujuan dari MoU kami adalah untuk melaksanakan secara sinergi dan mutual cooperation kegiatan dalam pelaksanaan magang kerja mahasiswa, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

Destiawan menjelaskan program magang ini berkapasitas 20 SKS dan sudah sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia.

“Program ini juga sejalan dengan program dari Mendikbud yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang pada waktu itu merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Perseroan juga memberikan beasiswa kepada empat mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.