Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER PROPERTI] Brasil, Contoh Negara Sukses Pindahkan Ibu Kota

Kompas.com - 20/01/2022, 13:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah semakin serius dalam memindahkan ibu kota negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Perlu diingat, memindahkan IKN bukanlah perkara mudah karena banyak hal yang harus dikerjakan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penataan adiministrasi, hingga memindahkan pekerja.

Meskipun prosesnya tidak mudah, banyak negara di dunia yang berhasil dengan keputusannya memindahkan IKN.

Contoh saja Brasil yang berhasil memindahkan IKN dari Rio de Janeiro ke Brasilia pada tahun 1960.

Ini menjadi artikel terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Kamis (20/1/2022).

Lantas, seperti apa kisah kesuksesan Brasil atas pemindahan ibu kotanya?

Selanjutnya baca di sini Diawali Sayembara, Brasil Sukses Memindahkan Ibu Kota Negara

Ratusan konsumen Antasari 45 meminta PT Prospek Duta Sukses (PDS) yang merupakan pengembang proyek tersebut untuk mengembalikan uang sebesar Rp 164 miliar.

"Ayo duduk berdamai, kami hanya meminta dana kami, dari 210 pembeli sebesar Rp 164 miliar itu dikembalikan utuh oleh PDS sesuai peraturan yang berlaku," kata salah seorang konsumen Benyamin Wijaya dalam konferensi persnya di Jakarta, Rabu (19/01/2022).

Benyamin yang sekaligus inisiator paguyuban konsumen Apartemen Antasari 45 menjelaskan, para pembeli merasa tertipu dan dirugikan setelah pengembang tidak juga menyelesaikan pembangunan apartemen yang dijanjikan rampung pada Oktober 2017 lalu.

Lantas, seperti apa pembangunanya selama ini?

Jawabannya ada di sini Tertipu Ratusan Miliar, Konsumen Apartemen Antasari 45 Tuntut Pengembang

Pemerintah resmi memperpanjang alokasi anggaran untuk dana Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sektor properti hingga Juni tahun 2022.

Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui kebijakan tersebut.

“Yang disetujui Presiden adalah insentif fiskal properti atau PPN DTP akan diperpanjang sampai Juni 2022,” terang Airlangga dalam Keterangan Pers Menteri terkait Hasil Rapat Terbatas Evaluasi PPK, Minggu (16/1/2022).

Untuk rumah susun (rusun) dan rumah tapak seharga maksimal Rp 2 miliar, akan diberikan fasilitas PPN DTP sebesar 50 persen.

Bagi Anda yang saat ini ingin memanfaatkan momen tersebut, coba cek lima pilihan rumah di Tangerang berikut ini: 

Mumpung Ada Diskon PPN Properti 50 Persen, Intip 5 Pilihan Rumah di Tangerang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com