Kompas.com - 20/01/2022, 07:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2021 Kementerian ATR/BPN mencapai 91,68 persen atau Rp 2,235 triliun.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto menuturkan, hasil tersebut merupakan pencapaian yang baik di tengah pandemi Covid-19 pada tahun lalu.

Dia berharap, pada tahun 2022, Kementerian ATR/BPN dapat mencapai target PNBP dengan lebih baik.

"Capaian PNBP dengan kondisi pandemi Covid-19 tidak terlalu terdampak drastis, sehingga tahun 2021 tercapai Rp 2,235 triliun dari target Rp 2,438 triliun," kata Himawan dalam  keterangannya, Rabu (19/01/2022).

Baca juga: Ingin Balik Nama Sertifikat Tanah? Ketahui Cara Mengurus dan Biayanya

Pada tahun 2022, Kementerian ATR/BPN didorong untuk melaksanakan Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Transformasi Digital.

Berdasarkan roadmap tematik tahunan, 2023 merupakan tahun kedua tematik tahunan “berbasis elektroknik”, sehingga diharapkan dapat diutamakan Layanan Digital menuju Pendaftaran Tanah Sistem Positif.

Program KPBU sangat penting karena akan mempercepat modernisasi kantornya. Di mana, Kementerian ATR/BPN akan lebih modern dan juga menjadi benchmark yang sangat baik.

"Harus kita persiapkan karena kita tidak bisa menunggu, nantinya akan banyak stakeholders memaksa. Transformasi harus semakin diperkuat. Memasuki era digital harus dilihat ke depan apa yang bisa dilakukan untuk menjadi sebuah perubahan," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Dalu Agung Dharmawan menyampaikan bahwa banyak yang harus diperhatikan dalam menyusun sinkronisasi terkait dengan target PNBP tahun 2023.

"Pak Sekjen telah sampaikan kemungkinan-kemungkinan yang harus diperhitungkan secara matang. Pemahaman mengenai PNBP yang harus terpusat harus disamakan frekuensinya," ucapnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.