Kompas.com - 10/01/2022, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAs.com - Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) yang diprakarsai oleh PT BIBU Panji Sakti akan segera dilakuan. 

Dalam proses konstruksinya, pembangunan ini melibatkan anak perusahaan BUMN China State Construction Engineering Corp. Ltd (CSCEC), yakni China Construction First Group Corp. Ltd (CCFG).

Bila konstruksinya segera dikerjakan tahun ini, maka ditergetakan BIBU sudah bisa beroperasi pada tahun 2024 mendatang.

Kerja sama antar kedua perusahaan telah ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara CCFG dan PT BIBU pada 29 Desember 2021 lalu.

Baca juga: Bandara Internasional Bali Utara Diharapkan Mampu Hapus Kesenjangan

Direktur Utama PT BIBU Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo mengatakan, MoU yang ditandatangani itu berisikan kesepakatan kedua belah pihak untuk bersama-sama membangun Bandara Internasional di Kubutambahan, Buleleng, Bali.

Hal itu sekaligus penguatan komitmen kerja sama kedua belah pihak dan memperbarui MoU yang pernah diteken bersama sebelumnya pada 7 Agustus 2020 lalu.

"CCFG adalah perusahaan yang akan menjadi kontraktor utama dalam pembangunan bandara internasional ini," ujar Erwanto dalam keterangan resmi seperti dikutip dari Tribun News

Pembangunan BIBU tidak lain untuk mengantisipasi kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang kian terbatas pada masa pascapandemi Covid-19. Apalagi bandara ini hanya memiliki satu runway.

Sementara itu, Chief Representative CCFG untuk Indonesia Sun Kelin memastikan kesiapannya untuk mendanai proyek pembangunan BIBU dengan skema turn key.

“Kami siap membantu mewujudkan bandara yang diimpikan oleh warga Bali Utara,” kata dia.

Untuk diketahui, induk perusahaan CCFG yakni CSCEC merupakan salah satu BUMN besar di China, yang memiliki rekam jejak dalam pembiayaan dan pembangunan di bidang konstruksi.

Perusahaan ini punya sederet pengalaman menangani berbagai proyek pembangunan besar di China maupun di berbagai tempat di mancanegara.

Sementara PT BIBU adalah penggagas utama dari proyek pembangunan bandara tersebut yang lokasinya di pesisir pantai (off shore) dan berada di wilayah Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Nantinya, bandara ini akan dibangun di kawasan pesisir pantai Kubutambahan, Buleleng, yang diklaim sudah sesuai dengan dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), yang antara lain menetapkan wilayah Kecamatan Kubutambahan sebagai lokasi bandara baru.

 

Penulis dan Editor: Ida Ayu Made Sadnyari

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.