Kompas.com - 05/01/2022, 15:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingkat hunian perkantoran di Jakarta masih mengalami tekanan pada 2021. Baik di Central Bussines District (CBD) maupun di non-CBD.

Berdasarkan riset Collier International Indonesia, tingkat okupansi perkantoran di CBD selama 2021 tercatat 78,4 persen. Turun sekitar 5 persen dibandingkan sebelum pandemi 2019.

Sementara di area non-CBD, tingkat hunian perkantoran selama 2021 sebanyak 79,2 persen atau turun sekitar 3 persen daripada sebelum pandemi 2019.

Padahal tidak ada pasokan baru pada 2021. Sehingga pasokan kumulatif di CBD sebanyak 6,96 juta meter persegi, sedangkan non-CBD 3,62 juta meter persegi.

Baca juga: Terdampak Pandemi, Bagaimana Nasib Sektor Perhotelan dan Perkantoran Tahun Depan?

"Karena beberapa perusahaan tidak memperpanjang masa sewa dan beberapa lainnya melakukan pengurangan luasan kantor," ujar Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto dalam konferensi pers virtual, Rabu (05/01/2022).

Kendati demikian, hal positifnya masih terlihat ada ekspansi perusahaan-perusahaan teknologi.

Mereka berhubungan dengan internet, e-commerce, consumer goods, logistik, telekomunikasi, serta instansi dan perusahaan pemerintah.

"Bahkan instansi pemerintahan itu sendiri, yang non-departemen yang memerlukan ruang kantor baru. Dari sini sudah kelihatan bahwa industri perkantoran mulai menemukan titik positifnya dengan harapan jumlah tenant lebih banyak," terangnya.

Meski begitu, kinerja sektor perkantoran di Jakarta pada 2022 masih akan menghadapi tantangan dan permasalahan utama yakni dari segi pasokan.

Sebab, suplai di CBD maupun non-CBD jumlahnya masih akan cukup tinggi pada 2022. Ada beberapa gedung selesai konstruksi dengan total sekitar 550.000 meter persegi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.