Masjid Agung Qubah Timah Disiapkan Jadi Ikon Baru Pangkalpinang

Kompas.com - 05/01/2022, 10:30 WIB

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, berencana membangun sebuah masjid ikonik dengan kubah berlapis timah.

Pembangunan bakal menggunakan anggaran tahun jamak atau multi years contract (MYC) dari kas daerah serta sumbangan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan masyarakat umum.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengatakan, pembangunan masjid kubah timah atau masjid agung masuk dalam agenda prioritas selain penanganan banjir.

Baca juga: Tak Berkubah, Masjid Raya Sumbar Menangkan Penghargaan Internasional

Pada tahun berjalan 2022 ini, pemkot bakal menganggarkan Rp 12 miliar untuk pembangunan tahap awal, termasuk merampungkan detail engineering design (DED).

"Ini akan menjadi pertanggungjawaban kami rumah ibadah ini akan diprioritaskan," kata Maulan di Pangkalpinang, Selasa (5/1/2022).

Maulan memperkirakan, proses lelang bakal selesai pada Juni 2022.

"Mohon doanya dan dukungan bersama agar masjid ini bisa terealisasi," ujar Molen sapaan akrab wali kota.

Ornamen berbahan timah menjadi pilihan karena Bangka Belitung dikenal sebagai penghasil bijih timah dunia.

Kehadiran masjid agung kubah timah nantinya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga dilengkapi madrasah pendidikan Alquran, sekretariat organisasi sekaligus ikon baru Kota Pangkalpinang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.