Prediksi Pengamat, Sektor Perhotelan Akan Rebound Akhir Tahun 2022

Kompas.com - 31/12/2021, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comBisnis properti perhotelan di Indonesia mengalami krisis karena terdampak pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit memperkirakan, sektor perhotelan mulai bangkit pada akhir tahun 2022 atau bahkan pada tahun 2023.

Hal ini karena pertumbuhan bisnis perhotelan sangat dipengaruhi jumlah kunjungan wisatawan.

Sementara selama pandemi berlangsung, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia per Desember 2021 hanya sekitar 1,1 juta.

Baca juga: Nikmati Libur Tahun Baru, Ini Pilihan Hotel untuk Staycation di Bogor

Angka tersebut sangat jauh dibandingkan dengan jumlah wisatawan sebelum terjadinya pandemi, yang bisa mencapai 5 sampai 6 juta pengunjung.

“Artinya, masih drop sampai 70 persen. Di Bali walaupun orang Indonesia sudah banyak pergi ke sana, itu sangat tidak bisa mengimbangi catatan sebelum covid,” ujar Panangian saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/12/2021).

Lebih lanjut, Panangian menjelaskan, tingkat okupansi atau keterisian kamar hotel di Indonesia masih stagnan dan sangat rendah.

Pernyataan Panangian sejalan dengan hasil riset Colliers International Indonesia Kuartal III-2021 yang menyebutkan, monthly average occupancy rate perhotelan di Indonesia per Agustus 2021 berada di bawah 40 persen.

Meskipun semula tingkat okupansi di Jakarta sudah mulai membaik, tetapi dengan diberlakukannya PPKM oleh pemerintah pada Juli tahun ini membawa kondisi hotel kembali seperti awal pandemi.

Mobilitas kembai dibatasi, banyak kegiatan ditunda hingga dibatalkan yang berpengaruh besar pada penurunan tamu hotel, terutama klien dari perusahaan dan pemerintahan.

Kendati demikian, Panangian kembali memperkirakan, adanya Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali 2022 mendatang akan menjadi peluang bagi sektor perhotelan Indonesia untuk bangkit.

“Hotel masih akan menunggu covid ini berlalu. G20 ada di Bali mungkin awalnya (sektor perhotelan bangkit), banyak yang datang ke Indonesia,” pungkas Panangian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.