Kompas.com - 30/12/2021, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) untuk sektor properti.

Seperti dikutip dari Kontan, rencana pemberian insentif PPN DTP untuk perumahan akan diperpanjang mulai bulan Januari sampai dengan Juni 2022.

“Pada insentif fiskal, PPN yang ditanggung pemerintah untuk perumahan ini telah disetujui oleh Bapak Presiden (Joko Widodo), akan tetapi jumlah besarannya dikurangi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam dalam agenda Refleksi Pencapaian 2021 dan Outlook Ekonomi 2022, Kamis (30/12/2021).

Keputusan pemerintah untuk menyetujui insentif PPN DTP rumah ini dilakukan karena masyarakat masih membutuhkan, utamanya untuk mendorong pemulihan di sektor properti.

Baca juga: Pemerintah Kaji Perpanjangan Insentif PPN DTP Properti Tahun 2022

Namun, menurut Airlangga, besaran insentif yang diberikan pemerintah akan dikurangi sebesar 50 persen dari jumlah yang didapatkan pada tahun 2021.

Untuk penyerahan rumah tapak atau rumah susun baru dengan harga jual paling tinggi Rp 2 miliar, rencananya hanya akan diberikan insentif PPN DTP sebesar 50 persen.

Sementara untuk penyerahan rumah tapak dan rumah susun dengan harga jual di atas Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar, insentif PPN DTP yang diberikan sebesar 25 persen.

Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 103/2021 insentif PPN DTP 100 persen diberikan atas penyerahan rumah tapak atau rumah susun baru dengan harga jual paling tinggi Rp 2 miliar.

Sedangkan insentif PPN DTP 50 persen diberikan untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun dengan harga jual di atas Rp 2-5 miliar. Aturan ini berlaku hingga 31 Desember 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga tidak memaparkan lebih lanjut mengenai pagu yang disiapkan untuk memberikan insentif PPN DTP perumahan pada 2022 mendatang.

 

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber KONTAN


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.