Diresmikan Jokowi, Konstruksi Bendungan Pidekso Lebih Cepat Setahun dari Target

Kompas.com - 29/12/2021, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Novel Arsyad mengatakan, konstruksi Bendungan Pidekso lebih cepat 12 bulan dari target yang ditetapkan yaitu Desember 2022.

"Pembangunan Bendungan Pidekso beserta fasilitasnya dapat diselesaikan lebih cepat 12 bulan dari yang ditargetkan," kata Novel dalam keterangan tertulis, Rabu (29/12/2021).

Novel mengungkapkan, kehadiran infrastruktur sumber daya air (SDA) ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Jawa Tengah, terutama Kabupaten Wonogiri.

Dengan dibangunnya Bendungan Pidekso ini juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah sebagai kawasan wisata air yang dapat dinikmati oleh para wisatawan lokal, khususnya masyarakat sekitar.

Ini merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan total nilai kontrak sebesar Rp 739 miliar.

Bendungan tersebut memiliki kapasitas tampung sebesar 25 juta meter kubik dengan luas genangan 232 hektar.

Baca juga: Usai Ladongi, Jokowi Terbang ke Jateng Resmikan Bendungan Pidekso

Pidekso dirancang dengan ketinggian 44 meter dan diharapkan dapat mereduksi banjir sebesar dari 349 meter kubik per detik menjadi 311 meter kubik per detik.

Selain itu, adanya bendungan ini dapat dimanfaatkan untuk mengaliri irigasi seluas 1.500 hektar dan menghasilkan air baku sebesar 300 liter per detik.

Tidak hanya itu saja, bendungan yang terletak pada aliran Sungai Bengawan Solo tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai tujuan pariwisata di Kabupaten Wonogiri.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Bendungan Pidekso, Selasa (28/12/2021).

Jokowi mengatakan, jika Indonesia menginginkan kemandirian, kedaulatan, serta ketahanan pangan, maka waduk menjadi kuncinya.

“Waduk adalah menjadi kunci, air menjadi kunci. Oleh sebab itu, kita bangun waduk di seluruh provinsi di tanah air kita,” ujar Jokowi.

Adapun dalam peresmian tersebut, Jokowi didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan masih banyak lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.