8 Pegawai BPN Tersangka Kasus Mafia Tanah Masih Berstatus ASN Aktif

Kompas.com - 24/12/2021, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Delapan pegawai BPN Jakarta Timur yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus sengketa lahan di Cakung, Jakarta Timur hingga saat ini masih berstatus berstatus ASN aktif.

"Hingga saat ini kedelapan pegawai BPN Jakarta Timur yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu statusnya masih aktif sebagai ASN," kata Staf Khusus sekaligus Juru Bicara (Jubir) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Taufiqulhadi kepada Kompas.com, Jumat (24/12/2021).

Menurutnya, Kementerian ATR/BPN belum mengambil tindakan apa pun terhadap 8 pegawai BPN Jakarta Timur yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut.

"Mereka masih tersangka. Selama belum divonis, maka ASN-nya masih tetap," jelasnya.

Taufiqulhadi menjelaskan, penetapan tersangka terhadap delapan orang ini berawal dari laporan Benny Tabalajun yang merupakan pemilik PT Salve Veritate bahwa ada oknum BPN yang bertindak atas perintah mafia tanah untuk merebut tanahnya di Cakung.

Kementerian ATR/BPN juga mendukung upaya Kepolisian untuk mengusut dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam kasus mafia tanah ini.

"Kami melihat positif ketika polisi menetapkan tersangka delapan pegawai BPN Jakarta Timur dalam kasus pergantian nama sertifikat milik PT Salve Veritate di Cakung," ujanrya.

Kedelapan orang yang ditetapkan tersangka ini mungkin saja hanya mimiliki peran minor dan tidak menyadari akibatnya karena tekanan atasannya di kantor wilayah BPN.

Namun, penetapannya sebagai tersangka tentu seiring dengan keseriusan dan komimten Kementerian ATR/BPN dalam memberantas kejahatan petanahan dan praktik-praktik mafia tanah.

Dia pun menegaskan pegawainya untuk tidak perlu khawatir meski telah ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.