Perdebatan Sengit Trotoar Boleh Dipakai PKL Atau Tidak, Ini Aturannya

Kompas.com - 24/12/2021, 06:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik trotoar yang digunakan para pedagang kaki lima (PKL) berjualan sepertinya tak pernah usai.

Potret ini kerap kali tersaji di kawasan perkotaan, hingga akhirnya memunculkan keresahan maupun perdebatan di kalangan masyarakat.

Salah satunya seperti unggahan Aditya C Janottama, pemilik akun Twitter @cakasana. Dia mengunggah video berdurasi 39 detik yang menampilkan seseorang sedang berjalan kaki di trotoar.

Ketika menggunakan trotoar, sosok dalam video tersebut beberapa kali tampak berjalan zig zag. Menghindari Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga bajaj yang sedang diparkir di trotoar.

Persoalan bajaj yang sedang diparkir di trotoar sudah pasti kurang tepat. Namun, yang masih sering menjadi perdebatan adalah keberadaan PKL.

Kalaupun hendak menyinggung tentang kebutuhan lokasi berjualan bagi PKL, itu merupakan persoalan lain dan ranah yang lain pula.

Baca juga: Makin Banyak Megacity, Indonesia Butuh Lanskap Perencanaan Kota Layak Huni

Sebab, seperti yang telah diketahui bersama, keberadaan trotoar memiliki tujuan dan fungsi sendiri.

Hal ini tertuang dalam lampiran Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 03/PRT/M/2014 Tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.

Ilustrasi trotoarUnsplash/NAMUBI Ilustrasi trotoar
Mengacu permen tersebut, trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan sumbu jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keselamatan pejalan kaki yang bersangkutan.

Prasarana dan sarana jaringan pejalan kaki ini secara umum berfungsi untuk memfasilitasi pergerakan pejalan kaki dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah, lancar, aman, nyaman, dan mandiri termasuk bagi yang keterbatasan fisik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.