Terkendala Peraturan Bangunan Gedung, REI Tak Janji Bangun Rumah Tahun 2022

Kompas.com - 20/12/2021, 21:30 WIB
Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida Kompas.com/ArdiansyahFadliKetua Umum REI Paulus Totok Lusida

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengeluhkan penerapan kebijakan Persetujuan Bangunan Gedung (PGB) sebagai pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di lapangan yang masih sulit.

Menurutnya, banyak pengembang perumahan di berbagai wilayah mengaku masih sulit untuk mendapatkan PBG.

Salah satunya karena banyak daerah yang belum mengeluarkan peraturan daerah terkait PBG melainkan masih berpatokan pada Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Masalah PBG itu aturan sudah berlaku tapi di lapangan tidak berjalan. Dan berbagai kementerian, lembaga dan pemerintah daerah itu malah saling lempar-lemparan wewenang. Jadi sebagai pengusaha pengembang ini jadi bingung yang mesti dituruti yang mana," kata Totok dalam Rakernas REI 2021, Senin (20/12/2021).

Baca juga: Penerapan PBG Pengganti IMB Belum Maksimal, Pembangunan Rumah Bakal Mandek?

Totok menjelaskan jika kebijakan PBG ini terus tidak ada kejelasakan, maka REI tak janji akan menyediakan stok rumah pada tahun 2022.

Pasalnya, sulitnya penerapan PBG di lapangan justru akan menghambat para pengembang perumahan untuk menambah stok perumahannya.

"Sehingga perlu solusi bersama ini, kalau tidak, di tahun 2022, kami (REI) berhenti pembangunan," tegasnya.

Acara Rakernas REI 2021 yang digelar secara hybrid hari ini, Senin (20/12/2021) dapat menjadi momen untuk menghasilkan solusi konkret untuk mempermudah dan menjaga pertumbuhan industri sektor properti ke depannya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid mengatakan akan segera menindaklanjuti masukan dari REI tersebut.

Dia memahami, meski aturan baru PBG ini sebagai upaya untuk mempermudah industri sektor properti, tetapi pada praktik di lapangannya justru tidak mudah dan perlu dibahas lebih lanjut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.