Kompas.com - 07/12/2021, 06:30 WIB
Presiden Jokowi menerima 3 ton oleh-oleh buah jeruk dari warga Karo di istana kepresidenan Jakarta, Senin (6/12/2021) (ANTARA/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden) ANTARA/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat PresidenPresiden Jokowi menerima 3 ton oleh-oleh buah jeruk dari warga Karo di istana kepresidenan Jakarta, Senin (6/12/2021) (ANTARA/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KOMPAS.com - Enam warga Desa Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) usai temui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (06/12/2021).

Mereka datang langsung menemui Presiden untuk menyampaikan aspirasi soal kondisi jalan di desanya yang memprihatinkan.

Setia Sembiring, salah satu warga yang datang mengatakan, jalan rusak tersebut berdampak pada warga enam desa dan tiga dusun di Liang Melas Datas.

"Jadi kami harapkan benar bantuan Bapak itu agar desa kami bisa ada perubahan dari dulunya menjadi agak lebih baik," jelasnya dikutip dari laman Setkab.go.id.

Baca juga: Banyak Jalan Nasional di Medan Rusak, Bobby: Akan Diperbaiki Ditjen Bina Marga

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa jalan rusak di Liang Melas Datas akan segera diperbaiki.

Bahkan, dia telah memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan perbaikan jalan tersebut.

Dan, telah ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Dirjen Bina Marga pada Minggu (5/12/2021).

"Tadi pagi katanya sudah mulai melihat lapangan, sudah mengukur, nanti sebentar lagi dikerjakan" kata Jokowi.

"Nanti sampaikan. Ini jalannya langsung dikerjakan. Nanti kalau jalannya jadi, saya ke sana. Sampaikan. Biar dikerjakan dulu, nanti (jalannya) jadi saya baru ke sana," cerus Jokowi.

Kondisi jalan di Desa Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera UtaraDok. Kementerian PUPR Kondisi jalan di Desa Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara
Kepala BBPJN Sumut, Selamat Rasidi mengatakan, jalan yang rusak tersebut berada pada ruas Kuta Bangun-Kuta Kendit sepanjang 32 kilometer dengan status jalan daerah (non-nasional).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.