Kompas.com - 06/12/2021, 06:00 WIB
Jalan tol Jagorawi merupakan salah satu ruas jalan tol yang meraih peredikat jalan tol terbaik dalam rangka penilaian Jalan Tol Berkelanjutan tahun 2021 oleh Kementrian PUPR. Jasa MargaJalan tol Jagorawi merupakan salah satu ruas jalan tol yang meraih peredikat jalan tol terbaik dalam rangka penilaian Jalan Tol Berkelanjutan tahun 2021 oleh Kementrian PUPR.

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi menggenjot pelayanan di sektor jalan tol, Kementerian PUPR memberikan penghargaan terhadap pengelola atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Penghargaan dari kegiatan Penilaian Jalan Tol & Rest Area Berkelanjutan Tahun 2021 diumumkan pada puncak Hari Bakti Ke-76 PU, Jumat (3/12/2021).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada BUJT yang menjadi terbaik dari beragam kategori.

Baca juga: Jalan Tol Makassar, Terbaik di Bawah 15 Kilometer

Kategori penghargaan terbaik ruas jalan tol berdasarkan panjang jalan dan Jalan Tol Layang (Elevated) dengan konstruksi di atas tanah yakni:

  1. Ruas Tol kurang dari 15 Kilometer: Jalan Tol Makassar Seksi IV dikelola BUJT PT Jalan Tol Seksi Empat.
  2. Ruas Tol 16-50 Kilometer: Jalan Tol Pandaan-Malang dikelola BUJT PT Jasamarga Pandaan Malang.
  3. Jalan Tol lebih dari 15 Kilometer: Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dikelola BUJT PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
  4. Tol Layang (Elevated): Jalan Tol Prof Dr Ir Sediyatmo dikelola BUJT PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Sementara itu, kategori penghargaan terbaik Tempat Istirahat & Pelayanan (Rest Area):

  1. Rest Area Km 429A Jalan Tol Semarang-Solo dikelola PT Linggajati Qaireen.
  2. Rest Area Km 88B Jalan Tol Cipularang dikelola PT Jasamarga Related Business.
  3. Rest Area Km 97B Jalan Tol Cipularang dikelola PT Ingsu Jaya.
  4. Rest Area Km 456A dan 456B Jalan Tol Semarang-Solo dikelola PT Astari Marga Sarana.
  5. Rest Area Km 487A dan 487B Jalan Tol Semarang-Solo dikelola PT Trans Marga Jateng

Seperti dikutip dari situs resmi BPJT, penilaian jalan tol berkelanjutan telah dilakukan oleh 4 tim penilai yang terdiri dari para pakar individu serta penilai dari Kementerian PUPR.

Penilaian jalan tol berkelanjutan tidak hanya dilihat dari aspek pembangunan jalan tol berkualitas, kemudian mengoperasikannya tapi juga dapat dikembangkan ke usaha laim.

Misalnya pengelolaan limbah sampah di sepanjang jalan tol, pengelolaan lingkungan jalan tol secara umum. Hal ini pengembangan yang sangat bagus kedepannya.

Konteks jalan tol berkelanjutan berfokus hampir 80 persen terletak pada pelaksanaan standar pelayanan minimum (SPM) penyelenggaraan.

Sedangkan 20 persen lainnya akan ditambah hal-hal yang bisa mendukung upaya pengendalian dampak lingkungan.

Penilaian jalan tol berkelanjutan tahun 2021 dilaksanakan oleh Kementerian PUPR di 63 ruas jalan tol dan 123 rest area yang ada di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

Penilaian jalan tol berkelanjutan dilakukan oleh 4 tim penilai yang terdiri dari para pakar individu serta penilai dari Kementerian PUPR. Setiap ruas jalan tol dan rest area akan dinilai oleh 2 tim penilai yang berbeda.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BPJT
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.