Cegah Stunting, Kementerian PUPR Salurkan BSPS

Kompas.com - 05/12/2021, 20:30 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. PPDPP Kementerian PUPR.Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pencegahan dan pengentasan masalah stunting di Indonesia melalui pembangunan infrastruktur dan perumahan yang layak untuk masyarakat.

Salah satu upaya yang dilaksanakan adalah dengan menyalurkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swasaya (BSPS) guna mewujudkan hunian yang layak huni bagi keluarga Indonesia.

Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan, Kementerian PUPR akan mendukung pemerintah daerah untuk pengentasan masalah stunting di Indonesia dengan program BSPS.

Baca juga: Meluncur, Rumah Kompak Rp 300 Jutaan di Tangerang

“Program BSPS kami siapkan agar masyarakat baik orang tua maupun anak-anak bisa menghuni rumah yang layak,” ujar Khalawi Abdul saat menerima audiensi Bupati Mamasa, Ramlan Badawi di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Menurut Khalawi, adanya rumah yang layak akan membawa dampak baik bagi perkembangan tubuh anak-anak dan menjaga imunitas masyarakat di masa pandemi ini.

Melalui Program BSPS pemerintah juga ingin agar jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) dan kawasan kumuh di Indonesia bisa berkurang.

“Saat ini rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal tapi juga menjadi tempat sekolah bagi anak-anak, tempat bekerja bagi orang dewasa dan tempat beribadah sehingga perlu mendapat perhatian dari pemerintah,” terang Khalawi.

Berdasarkan data yang ada di Direktorat Jenderal Perumahan, pada tahun 2021 Kabupaten Mamasa di Provinsi Sulawesi Barat telah mendapatkan bantuan Program BSPS sebanyak 780 unit.

Sedangkan selama kurun waktu dari tahun 2016 hingga 2020 ada sebanyak 3.559 unit rumah di Kabupaten Mamasa yang mendapat bantuan dari dukungan Direktorat Jenderal Perumahan melalui Program BSPS.

Stunting merupakan kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.