Kompas.com - 02/12/2021, 06:30 WIB
pembiayaan properti syariah pembiayaan properti syariah

KOMPAS.com - Selain pembiayaan konvensional, pembiayaan properti berbasis syariah saat ini menjadi salah satu yang bisa dipilih masyarakat.

Model pembiayaan ini terus berkembang di Indonesia dan mendapatkan dukungan dari pemerintah.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, terdapat berbagai model serta dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas layanan pembiayaan rumah berbasis syariah.

Hal itu Herry sampaikan dalam lokakarya yang diselenggarakan oleh The HUD Institue atau Lembaga Pengkajian Perumahan dan Pengembangan Perkotaan Indonesia (LPP3I), Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Kebal Krisis, Properti Syariah Tumbuh Eksponensial Selama Pandemi

Sejalan dengan penjelasan tersebut, The HUD Institute memberikan beberapa rekomendasi terkait pembiayaan properti berbasis syariah sebagai berikut:

1. Melakukan digitalisasi sistem penyediaan dan pembiayaan perumahan syariah untuk memudahkan masyarakat,

2. Penyediaan hingga pembenahan perturan perundang-undangan terkait pembiayaan perumahan tanpa bank, perizinan dan pungutan liar, seperti kolaborasi pemerintah melalui pemanfaatan Land Bank pemerintah dan Asosiasi Developer Properti Syariah (ADPS),

3. Pemberian tata ruang yang lebih baik oleh pemerintah kepada pengembang rumah subsidi dan berpihak pada masyarakat syariah,

4. Pembenahan alur perizinan,

5. Pengaduan dan pencegahan pelanggaran sektor perumahan oleh Kementerian PUPR,

6. Mendorong kejelasan hak dan kewajiban antara pengembang dan konsumen dalam ekosistem syariah berupa regulasi properti syariah, dan

7. Mendorong pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) Silahturahmi Penyediaan Perumahan Madani/Syariah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.