Kompas.com - 01/12/2021, 12:00 WIB
Bank BTN Target Realisasi KPR Rp 100 Miliar untuk Pekerja MLT Hingga Akhir Tahun 2021 Bank BTNBank BTN Target Realisasi KPR Rp 100 Miliar untuk Pekerja MLT Hingga Akhir Tahun 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar akad massal kredit rumah pekerja Manfaaat Layanan Tambahan (MLT). 

Melalui program tersebut, Bank BTN mengejar realisasi penyaluran kredit MLT bagi para peserta BP Jamsostek mencapai Rp 100 miliar hingga akhir tahun 2021.

Direktur Utama Bank BTN Heru Koesmahargyo mengatakan, para peserta BP Jamsostek saat ini dapat memanfaatkan layanan tambahan berupa sejumlah fasilitas pembiayaan.

Fasilitas tersebut adalah Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BP Jamsostek dari Bank BTN.

"Akad massal ini adalah langkah awal. Kita semua berharap bahwa inisiasi ini akan berlanjut terus sampai kebutuhan perumahan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia terpenuhi,” kata Heru dalam keterangannya, Rabu (30/11/2021).

Baca juga: BTN dan Mustika Land Gelar Year End Sale 2021

Dengan bertambahnya akses pembiayaan yang mudah dan murah bagi masyarakat, khususnya para peserta BP Jamsostek, maka Bank BTN dapat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat.

Melalui fasilitas PUMP, peserta BP Jamsostek bisa mengajukan kredit ke BTN hingga Rp 150 juta yang dapat dipergunakan untuk uang muka (DP).

Kemudian, untuk PRP, peserta BP Jamsostek juga bisa mengakses pinjaman hingga Rp 200 juta yang dapat dimanfaatkan untuk renovasi rumah dengan jangka waktu paling lama 15 tahun.

Sementara fasilitas KPR BP Jamsostek, termasuk take over kredit, rumah baru, rumah second maupun rumah indent, BTN menyediakan plafond pinjaman hingga Rp 500 juta dengan jangka waktu maksimal 30 tahun untuk rumah tapak, dan 20 tahun untuk rumah susun.

Sementara dalam skema pembiayaan yang ditawarkan dalam program layanan tambahan ini, berdasarkan Peraturan Mentei Ketenagakerjaan, peserta BP Jamsostek yang ingin menggunakan fasilitas KPR atau PUMP atau PRP mendapatkan suku bunga khusus dengan memperhitungkan suku bunga acuan yang berlaku (BI-7days reverse repo rate -BI7DRRR) ditambah maksimal 5 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.